Jakarta, IDN Times - Belakangan ini, jagat media sosial kembali diramaikan perbincangan soal nasionalisme, etika penerima beasiswa, hingga tanggung jawab moral terhadap negara.
Diskusi tersebut bermula dari unggahan konten Dwi Sasetyaningtyas atau Tyas yang memperlihatkan paspor Inggris milik anaknya. Kalimat yang menyertai unggahan itu memicu pro dan kontra karena dinilai sensitif, terutama mengingat Tyas merupakan alumni beasiswa negara dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).
Unggahan tersebut sontak viral di Instagram dan Threads. Banyak warganet mempertanyakan sikapnya sebagai mantan penerima beasiswa pendidikan dari pajak masyarakat. Di sisi lain, tidak sedikit pula yang membela dan menganggap pernyataannya sebagai ekspresi pribadi.
Berikut adalah profil Dwi Sasetyaningtyas yang kini menjadi sorotan publik.
