Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Profil M Qodari, dari Kepala Staf Kepresidenan Jadi Kepala Badan Komunikasi
Wakil Kepala Staf Presiden (KSP), M. Qodari (IDN Times/M Ilman Nafian)

  • Profil M Qodari, pengamat politik dan pendiri lembaga survei

  • Mendirikan lembaga survei Indo Barometer dan memiliki latar belakang pendidikan di bidang Psikologi Sosial

  • Qodari aktif sebagai peneliti, kolumnis, dan pembawa acara di media massa sebelum menjadi bagian dari KSP

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
15 Oktober 1973

Muhammad Qodari lahir di Palembang, Sumatra Selatan.

1992-1997

Qodari menempuh pendidikan S1 Psikologi Sosial di Fakultas Psikologi Universitas Indonesia.

Mei 1999-September 2001

Qodari aktif sebagai peneliti di Institut Studi Arus Informasi (ISAI).

2001-2002

Qodari melanjutkan studi ke Universitas Essex, Inggris, dengan fokus pada Political Behavior.

November 2002-Juli 2003

Qodari bergabung dengan Centre for Strategic and International Studies (CSIS).

Agustus 2003-Juni 2004

Qodari menjadi Chief Editor Majalah Kandidat, Campaign and Election.

Juli 2003-Juni 2005

Qodari menjabat sebagai Direktur Riset Lembaga Survei Indonesia (LSI).

Juli 2004-Oktober 2006

Qodari menjadi Wakil Direktur Eksekutif LSI.

November 2006

Qodari mendirikan lembaga survei Indo Barometer dan menjadi Direktur Eksekutif hingga kini.

2016

Qodari menyelesaikan gelar doktoral di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik UGM.

2022-2023

Qodari aktif mengkampanyekan relawan Jokowi-Prabowo (Jokpro) dan menyuarakan wacana perpanjangan masa jabatan presiden tiga periode.

Tahun 2026

Presiden Prabowo Subianto menerbitkan Keppres Nomor 52/P Tahun 2026 yang menetapkan Qodari sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah.

27 April 2026

Muhammad Qodari dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah di Istana Negara, Jakarta.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Presiden Prabowo Subianto melantik Muhammad Qodari sebagai Kepala Badan Komunikasi (Bakom) Pemerintah, menggantikan posisinya sebelumnya sebagai Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP).
  • Who?
    Muhammad Qodari, mantan Kepala KSP dan pendiri lembaga survei Indo Barometer, dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto bersama sejumlah menteri dan kepala badan pemerintah lainnya.
  • Where?
    Pelantikan berlangsung di Istana Negara, Jakarta.
  • When?
    Acara pelantikan dilakukan pada Senin, 27 April 2026.
  • Why?
    Penetapan jabatan baru ini berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 52/P Tahun 2026 yang mengatur perubahan posisi pejabat pemerintahan.
  • How?
    Muhammad Qodari resmi dilantik dalam upacara kenegaraan di Istana Negara setelah menerima surat keputusan presiden yang menetapkannya sebagai Kepala Bakom Pemerintah.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Presiden Prabowo mengganti kerja Pak M Qodari. Dulu dia jadi Kepala Staf Presiden, sekarang jadi Kepala Badan Komunikasi Pemerintah. Dia dilantik di Istana bareng pejabat lain. Pak Qodari orang Palembang dan dulu suka bahas politik di TV. Sekarang dia mulai kerja baru bantu Presiden kasih tahu kabar ke rakyat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Perjalanan karier M. Qodari menunjukkan konsistensi dan dedikasi terhadap dunia politik dan komunikasi publik di Indonesia. Dari peneliti muda hingga mendirikan lembaga survei sendiri, ia membangun reputasi melalui pengalaman akademik dan profesional yang luas. Penunjukannya sebagai Kepala Badan Komunikasi mencerminkan kepercayaan terhadap kemampuannya mengelola informasi pemerintahan secara strategis dan berorientasi pada pemahaman publik.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto mengganti jabatan Muhammad Qodari dari semula sebagai Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) menjadi Kepala Badan Komunikasi (Bakom) Pemerintah. Untuk jabatan baru ini, Qodari dilantik di Istana Negara, Jakarta, Senin (27/4/2026), bersama sejumlah menteri dan kepala badan lainnya dalam reshuffle ke-5 Kabinet Merah Putih Prabowo-Gibran.

Penetapan Qodari menjadi Kepala Bakom berdasarkan Surat Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 52/P Tahun 2026.

Qodari sendiri memulai jabatannya di Istana dengan menjadi Wakil Kepala KSP. Ia kemudian dilantik jadi Kepala KSP menggantikan AM Putranto.

Qodari sebelumnya dikenal sebagai pengamat politik dan pendiri salah satu lembaga survei di Indonesia. Ia kemudian masuk ke Istana saat Prabowo Subianto terpilih menjadi Presiden ke-8 RI.

Dikutip dari IDN Times Sumsel, Qodari berasal dari Palembang, Sumatra Selatan. Ia lahir di Palembang, 15 Oktober 1973. Sebelum menjadi Wakil Kepala Staf Kepresiden RI, dia merupakan pengamat politik yang kerap melontarkan pernyataan kontroversial. Berikut profil Qodari.

1. Profil M Qodari, memulai karier sebagai peneliti dan pengamat politik

M. Qodari (IDN Times/Istimewa)

Qodari kerap mengkampanyekan relawan Jokowi-Prabowo (Jokpro) pada 2022-2023. Dia juga tercatat sebagai orang yang getol menyuarakan soal perpanjangan masa jabatan Presiden Joko Widodo menjadi 3 periode.

Jauh sebelum menjadi bagian dari orang dekat Jokowi dan Prabowo, Qodari memulai kariernya sebagai peneliti dan pengamat politik. Dia bahkan sering menjadi kolumnis di media massa membahas mengenai kondisi Indonesia pasca-reformasi.

Qodari pernah aktif sebagai peneliti di Institut Studi Arus Informasi (ISAI), Mei 1999-September 2001. Bahkan sempat menjadi salah satu pembawa acara di dua program televisi nasional swasta untuk rubrik politik seperti "Negeri Setengah Demokrasi" dan "Suara Rakyat".

2. Mendirikan lembaga survei sendiri bernama Indo Barometer

Wakil Kepala Staf Kepresidenan (KSP) M. Qodari (dok. Istimewa)

Qodari juga pernah menjadi Chief Editor Majalah Kandidat, Campaign and Election, Agustus 2003-Juni 2004. Ia kemudian bergabung di Centre for Strategic and International Studies (CSIS) pada November 2002-Juli 2003.

Ia juga tercatat menjadi Direktur Riset Lembaga Survei Indonesia (LSI), Juli 2003-Juni 2005, hingga ditunjuk menjadi Wakil Direktur Eksekutif LSI pada Juli 2004-Oktober 2006.

Setelah tak lagi berjalan dengan LSI, Qodari mendirikan lembaga survei sendiri bernama Indo Barometer (IB). Sejak November 2006, Qodari menjadi Direktur Eksekutif hingga hari ini.

3. Riwayat pendidikan

Kepala Staf Kepresidenan M Qodari saat pelantikan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (17/9/2025). (YouTube/Istana Kepresidenan).

Ketertarikan Qodari terhadap politik muncul saat mengambil jurusan bidang Psikologi Sosial di Fakultas Psikologi Universitas Indonesia (UI) tahun 1992-1997. Setelah menempuh pendidikan Strata I (S1), Qodari melanjutkan pendidikan ke Universitas Essex, United Kingdom 2001-2002, dengan menekuni Political Behavior.

Barulalah pada 2016 dia menyelesaikan gelar doktoral di Universitas Gadjah Mada (UGM) di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisipol).

Editorial Team