Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Program Tabungan Kurban di Bekasi, Bantu Warga Beli Sapi Patungan
Program Tabungan Kurban Warga Bekasi Beli Sapi Patungan (IDN Times/Shera Amalia Ghaitsa)
  • Vivi Nur Huda, pedagang sapi di Bekasi, membuat program tabungan kurban agar warga bisa berkurban dengan menabung sedikit demi sedikit menjelang Iduladha 2026.
  • Program ini terinspirasi dari semangat seorang nenek penjual gorengan yang rutin menabung untuk berkurban setiap tahun, memotivasi Vivi mengajak tetangga dan teman-temannya ikut menabung.
  • Dalam program tersebut, peserta menyisihkan sekitar Rp300 ribu per bulan dan setelah satu tahun berhasil membeli satu ekor sapi kurban secara patungan bersama tujuh orang anggota.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Menjelang Hari Raya Idul Adha 2026, berbagai cara dilakukan masyarakat agar tetap bisa berkurban di tengah kondisi ekonomi yang tidak selalu mudah. Seorang pedagang sapi di Kabupaten Bekasi, Vivi Nur Huda (34), membuat sebuah program tabungan kurban untuk membantu orang-orang yang ingin berkurban dengan cara menyisihkan uang sedikit demi sedikit setiap bulannya. 

Berawal dari ajakan sederhana kepada teman-teman sekitar, program itu kini berhasil mengumpulkan banyak peminat untuk dapat membeli hewan kurban bersama. 


1. Terinspirasi dari nenek penjual gorengan

Program Tabungan Kurban Warga Bekasi Beli Sapi Patungan (IDN Times/Shera Amalia Ghaitsa)

Vivi mengaku terinspirasi dari semangat seorang nenek di lingkungan pengajiannya yang juga merupakan pelanggan tetap di lapak hewan kurbannya. Meski berjualan gorengan, nenek tersebut tetap berusaha menyisihkan uang agar bisa berkurban setiap tahun.

“Ada langganan aku, nenek-nenek tukang gorengan. Nabung sehari Rp10 ribu padahal tukang gorengan, tapi empat tahun berturut-turut kurban terus,” ucapnya saat ditemui IDN Times, Sabtu (23/05/2026). 

Dia mengatakan, semangat tersebut membuat dirinya ikut termotivasi untuk membuka tabungan kurban. 

“Karena kan orang ada buka tabungan, tabungan lebaran kan? Kalau aku buka tabungan kurban. Yang mau kurban, ayo nabung aja,” ucapnya.


2. Mengajak orang-orang sekitar untuk menabung

Program Tabungan Kurban Warga Bekasi Beli Sapi Patungan (IDN Times/Shera Amalia Ghaitsa)

Vivi mengatakan, dirinya mulai mengajak teman-teman dan tetangga di sekitarnya untuk menabung kurban sejak tahun lalu. 

“Aku ngajak teman-teman. Lebih ke teman-teman aja. Teman-teman tetangga,” ujar Vivi. 

Oleh sebab itu, peserta tabungan kurban didominasi ibu-ibu di lingkungan tempat tinggal Vivi. Mereka menyetorkan uang sedikit demi sedikit secara pribadi hingga terkumpul cukup untuk membeli sapi kurban. 

“Yang grup aku, ibu-ibu anak-anak yang masih SD lah. Masih ibu-ibu muda lah,” tambahnya. 


3. Peserta menabung Rp300 ribu per bulan

Program Tabungan Kurban Warga Bekasi Beli Sapi Patungan (IDN Times/Shera Amalia Ghaitsa)

Vivi menjelaskan, peserta program tabungan kurban menyisihkan uang sekitar Rp300 ribu setiap bulan agar dapat membeli sapi kurban secara patungan saat Idul Adha. 

Menurut dia, cara tersebut dilakukan agar warga bisa berkurban tanpa harus menunggu memiliki uang dalam jumlah besar sekaligus. 

“Rp300 ribu dikali 12 kan Rp3.600.000. Jadi setahun udah bisa buat kurban daripada nunggu punya uang,” ujarnya. 

Ia menilai, menabung sedikit demi sedikit menjadi salah satu bentuk usaha masyarakat untuk tetap bisa menjalankan ibadah kurban. 

“Kalau kita nabung kan namanya mengusahakan sebenarnya,” ucap Vivi. 


4. Baru berjalan satu tahun dan berhasil beli satu sapi

Program Tabungan Kurban Warga Bekasi Beli Sapi Patungan

Program tabungan kurban tersebut baru berjalan selama satu tahun. Sebelumnya, Vivi sempat mengajak warga ikut menabung kurban, namun belum berhasil direalisasikan. 

“Tahun kemarin ngajakin belum berhasil. Baru satu tahun ini terealisasi,” katanya.

Kini, program tersebut diikuti tujuh orang dan berhasil membeli satu ekor sapi kurban secara patungan.

“Tahun ini ada tujuh orang. Alhamdulillah udah ada sapinya,” ucap dia.


Editorial Team