Jakarta, IDN Times - Kepala Lembaga Biologi Molekular (LBM) Eijkman Amin Soebandrio mengungkapkan, saat ini progres pembuatan vaksin Merah Putih masih 50 persen.
“Saat ini kami tinggal menunggu protein yang akan diekskresikan oleh sel mamalia. Paralel kami juga akan menggunakan sel mamalia mana yang lebih efektif dan efisien, nantinya akan berlanjut uji klinis pada hewan dua atau tiga bulan lagi," kata Amin dalam Digital Media Briefing bertema Dukungan untuk Percepatan Penelitian Vaksin COVID-19, Kamis (3/9/2020).