Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (kanan) dan Presiden World Water Council Loic Fauchon (kiri) menyampaikan paparan dalam agenda Adoption Ministerial Declaration and Closing Remarks Pertemuan Tingkat Menteri World Water Forum ke-10 di Nusa Dua, Bali. (dok. Media Center World Water Forum 2024)
Adapun sesi ini merupakan pertemuan yang sangat krusial di World Water Forum ke-10 karena mewakili setidaknya 80 persen masyarakat yang ada di seluruh dunia. Loic menyebut bahwa seluruh sesi proses regional dalam World Water Forum ke-10 harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk berkolaborasi dan mencari solusi terbaik untuk mengatasi masalah air di masing-masing kawasan, maupun antar kawasan yang memiliki keterkaitan satu sama lain.
"Semangat berkolaborasi tidak hanya menjadi pondasi yang kuat untuk masa depan (pengelolaan air) yang berkesinambungan, tetapi juga memainkan peran yang krusial dalam kesuksesan (pengelolaan air) dari masing-masing region. Dalam dua hari ke depan, setelah melalui proses yang telah berjalan selama ini, saya harapkan kita dapat hasil terbaik," katanya.
Loic menilai bahwa proses regional ini penting untuk menambah pengetahuan langsung dari lapangan, berbagi pengalaman antar wilayah, sehingga hal-hal yang sukses di suatu wilayah dapat dilaksanakan di wilayah yang lain.