Jakarta, IDN Times - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Puan Maharani mengkritis keras Menteri Kebudayaan (Menbud) RI Fadli Zon supaya berpegang terhadap fakta sejarah terkait pemerkosaan massal yang terjadi dalam kerusuhan Mei 1998. Ia mengatakan tragedi ini bahkan sudah sempat diakui Presiden ke-2 RI BJ Habibie.
Karena itu, ia meminta Fadli Zon menghormati fakta sejarah terkait pemerkosaan massal 1998 bukan malah melakukan upaya-upaya penyangkalan.
“Jadi jangan sampai fakta-fakta sejarah kemudian tidak dihargai dan dihormati,” kata Puan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (3/7/2025).