Jakarta, IDN Times - Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Charles Honoris mengungkap Kementerian Keuangan belum menyetujui pagu indikatif anggaran Badan Gizi Nasional (BGN) untuk tahun 2027. Ia mengatakan, Kementerian Keuangan saat ini masih meminta BGN untuk melakukan evaluasi dan refocusing terhadap tata kelola MBG.
Charles mengatakan, sedianya BGN masih menggunakan pagu indikatif yang semula diajukan kepemimpinan era Dadan Hindayana, yang berjumlah Rp270 triliun. Namun, angka ini belum sepenuhnya mutlak karena belum diputus oleh Bendahara Negara. Ia mengatakan, BGN akan mencoret sejumlah postur anggarannya sehingga angka tersebut bisa jauh lebih sedikit dari yang diajukan era Dadan Hindayana.
"Kalau pagu indikatif yang disampaikan secara formal itu Rp270 triliun. Ya tetapi saya harus kasih disclaimer, anggaran ini bukan anggaran yang akan disetujui dan akan digunakan. Karena ini anggaran yang disusun oleh pimpinan BGN yang lama," kata Charles kepada wartawan, Selasa (16/6/2026).
