Jakarta, IDN Times - Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni, mengaku sedih dan senang karena bulan Ramadan sudah usai. Ia pun berharap momen Idul Fitri bisa mengembalikan manusia kepada fitrahnya.
"Fitrah merupakan salah satu state of nature, di mana kita kembali kepada posisi yang natural sebagai manusia hidup berdampingan dengan alam dan sesama kita," ujar Raja usai menunaikan salat Id di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Sabtu (21/3/2026).
Raja juga menyebut salah satu indikator manusia bisa mencapai derajat takwa antara lain mengelola hutan dengan baik. "Hutan harus dijaga karena kita hidup berdampingan dengan alam secara coexistence. Jadi, ini bulan madrasah dan sekolah bagi kita untuk berlatih," tutur dia.
Maka momen 11 bulan ke depan menjadi penentu, apakah latihan selama satu bulan di momen Ramadan bisa dijalankan dengan baik. Ketika ditanyakan apakah ia akan menggelar open house di Idul Fitri 1447 Hijriah, Raja menampiknya. Ia mengaku sudah sejak awal Ramadan mengumumkan tak akan ada open house di momen Idulfitri.
"Sebelumnya kan Pak Presiden kemarin juga sudah menyampaikan bahwa tidak ada open house apalagi yang sifatnya berlebih-lebihan. Saya sudah mengumumkan tidak akan ada open house karena saya memberikan kesempatan kepada seluruh staf, direktur dan pegawai yang ada di Jakarta agar memanfaatkan liburan ini untuk mudik," tuturnya.
Menurut pria yang juga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Partai Solidaritas Indonesia (PSI), mudik bukan sekadar tradisi kembali ke kampung halaman. Tetapi juga memiliki makna antropologis dengan kampung atau desa.
"Mudik itu juga merupakan aktivitas redistribusi kekayaan atau harta yang ada di kota ke desa," imbuh Raja Juli.
