Bogor, IDN Times - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bersiap menggelar agenda besar bertajuk Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) pemerintah pusat dan pemerintah daerah 2026.
Acara yang dijadwalkan berlangsung di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Senin (2/2/2026) ini, menjadi langkah strategis untuk menyinkronkan gerak langkah pemerintah dari pusat hingga tingkat daerah.
Rakornas tahun ini bukan sekadar pertemuan rutin, melainkan bagian penting dalam mendukung implementasi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029. Fokus utamanya adalah memastikan setiap program prioritas presiden dapat segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, melalui kolaborasi yang solid antara kementerian dan pemerintah (pemda).
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kemendagri, Benni Irwan, menjelaskan pemilihan tema sinergi ini sangat krusial untuk keberhasilan program pemerintah.
“Pemilihan tema tersebut dimaksudkan untuk percepatan implementasi program prioritas presiden melalui sinergi pusat dan daerah, memperkuat koordinasi lintas sektor isu strategis, dan menjembatani kebijakan dengan pelaksanaan untuk memastikan keberhasilan program prioritas presiden tersebut,” kata Benni dalam keterangannya, Jumat, 30 Januari 2026.
Rakornas Pemerintah Pusat-Daerah 2026 Digelar Hari Ini, Kawal Program Prabowo

Intinya sih...
Dalam Rakornas 2026, jajaran Kabinet Merah Putih akan memaparkan berbagai kebijakan strategis yang menyentuh langsung kehidupan rakyat.
Kemendagri turut menghadirkan unsur TNI, Polri, Kejaksaan, hingga KPK dalam Rakornas ini, untuk memastikan pelaksanaan program prioritas berjalan efektif serta berkelanjutan.
Sebanyak 4.453 peserta dari seluruh penjuru Indonesia dipastikan akan memadati lokasi kegiatan di SICC.
1. Mengupas tuntas program ekonomi hingga Makan Bergizi Gratis
Dalam forum ini, jajaran Kabinet Merah Putih akan memaparkan berbagai kebijakan strategis yang menyentuh langsung kehidupan rakyat. Pembahasan akan mencakup penguatan ekonomi, investasi, dan kedaulatan energi.
Selain itu, program kerakyatan seperti swasembada pangan, pengembangan Koperasi Desa Merah Putih, hingga program Makan Bergizi Gratis (MBG) juga akan dibedah secara mendalam, agar eksekusinya di daerah berjalan tanpa kendala.
2. Sinergi ketat dengan aparat penegak hukum
Keberhasilan program pemerintah tidak hanya diukur dari pelaksanaannya, tetapi juga dari sisi transparansi dan akuntabilitas. Karena itu, Kemendagri turut menghadirkan unsur TNI, Polri, Kejaksaan, hingga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam rakornas ini.
Peran mereka sangat vital untuk melakukan pengamanan, penegakan hukum, serta pengawasan ketat, guna memastikan seluruh anggaran dan program prioritas berjalan efektif serta berkelanjutan.
3. Dihadiri ribuan pejabat dan imbauan untuk masyarakat
Sebanyak 4.453 peserta dari seluruh penjuru Indonesia dipastikan akan memadati lokasi kegiatan di SICC. Peserta terdiri atas jajaran menteri, kepala daerah, pimpinan DPRD, hingga unsur Forkopimda.
Mengingat banyaknya peserta yang hadir, Kemendagri meminta masyarakat di sekitar Bogor untuk mengantisipasi adanya lonjakan mobilitas, dan aktivitas di sekitar lokasi acara pada hari pelaksanaan.
Benni pun memastikan pihaknya akan bekerja sama dengan pemerintah daerah setempat, agar ketertiban umum tetap terjaga.
“Kemendagri bersama pihak terkait akan berupaya memastikan penyelenggaraan Rakornas berjalan tertib, aman, dan minim gangguan bagi masyarakat, termasuk melalui pengaturan lalu lintas dan koordinasi dengan pemerintah daerah setempat,” kata Benni.