Jakarta, IDN Times - Komisi Percepatan Reformasi Polri (KPRP) merekomendasikan agar Polri mengumumkan hasil rekrutmen polisi dalam satu hari.
“Pengumuman tesnya harus one day service, sehari harus segera diumumkan,” kata Sekretaris KPRP, Jenderal Pol (Purn) Ahmad Dofiri dalam jumpa pers di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (6/5/2026).
Mantan Wakapolri itu menjelaskan, langkah ini bertujuan mencegah kecurigaan publik terhadap kemungkinan manipulasi berkas setelah proses seleksi. Selain itu, seluruh hasil seleksi juga harus dipublikasikan melalui situs resmi, agar dapat diakses masyarakat secara terbuka.
Bukan hanya itu, proses rekrutmen anggota Polri menjadi sorotan karena paling banyak dikeluhkan publik, terutama terkait dugaan praktik percaloan atau ‘bayar’ untuk bisa lolos seleksi.
Selain itu, KPRP juga merekomendasikan agar panitia seleksi bersifat multiaktor untuk memperkuat akuntabilitas. “Bukan hanya dari internal Polri, tapi melibatkan juga pihak luar,” ujar Dofiri.
