Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Rekomendasi Komisi Reformasi: Pengumuman Rekrutmen Polisi Satu Hari
ilustrasi Polisi (IDN Times/Irfan Fathurohman)
  • KPRP merekomendasikan agar hasil rekrutmen anggota Polri diumumkan dalam satu hari untuk meningkatkan transparansi dan kecepatan proses seleksi.
  • Langkah ini diusulkan guna mencegah kecurigaan publik terhadap manipulasi berkas serta memastikan seluruh hasil seleksi dapat diakses terbuka melalui situs resmi.
  • KPRP juga menyarankan panitia seleksi melibatkan pihak eksternal agar akuntabilitas proses rekrutmen lebih kuat dan mengurangi potensi praktik percaloan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Ada pak polisi pensiun namanya Pak Ahmad Dofiri. Ia bilang kalau orang mau jadi polisi, hasil tesnya harus diumumkan dalam satu hari saja. Katanya biar tidak ada curang-curang dan semua bisa lihat di internet. Banyak orang suka mengeluh soal tes polisi yang katanya bisa bayar supaya lolos. Sekarang mereka mau bikin cara baru supaya lebih jujur.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Komisi Percepatan Reformasi Polri (KPRP) merekomendasikan agar Polri mengumumkan hasil rekrutmen polisi dalam satu hari.

“Pengumuman tesnya harus one day service, sehari harus segera diumumkan,” kata Sekretaris KPRP, Jenderal Pol (Purn) Ahmad Dofiri dalam jumpa pers di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (6/5/2026).

Mantan Wakapolri itu menjelaskan, langkah ini bertujuan mencegah kecurigaan publik terhadap kemungkinan manipulasi berkas setelah proses seleksi. Selain itu, seluruh hasil seleksi juga harus dipublikasikan melalui situs resmi, agar dapat diakses masyarakat secara terbuka.

Bukan hanya itu, proses rekrutmen anggota Polri menjadi sorotan karena paling banyak dikeluhkan publik, terutama terkait dugaan praktik percaloan atau ‘bayar’ untuk bisa lolos seleksi.

Selain itu, KPRP juga merekomendasikan agar panitia seleksi bersifat multiaktor untuk memperkuat akuntabilitas. “Bukan hanya dari internal Polri, tapi melibatkan juga pihak luar,” ujar Dofiri.

Editorial Team