Jakarta, IDN Times - DPRD DKI menyoroti tawuran antarpelajar yang terjadi di Jakarta Barat (Jakbar), pada Rabu (21/1/2026) lalu. Insiden ini merenggut nyawa seorang pelajar setelah tersabet senjata tajam (sajam) di bagian leher dan tangan.
Sekretaris Komisi E Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta dari Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Justin Adrian Untayana, mengkritik ketidaktegasan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, sehingga tawuran terus terjadi dari waktu ke waktu.
"Kami sudah mewanti-wanti sebelumnya kalau tawuran ini akan terus berlanjut jika tidak ada tindakan tegas dari Pemprov DKI. Tapi Mas Pram bersikukuh dengan pendekatan humanisnya yang tidak tegas apalagi efektif untuk mengatasi permasalahan tersebut," katanya dalam keterangan, Senin (2/2/2026).
