Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Canda Prabowo ke Pramono: Saya Dukung Sekarang, Nanti 2029 Terserah

Prabowo.jpg
Presiden Prabowo Subianto saat menyapa pemerintah daerah pada acara Rakornas Perintah Pusat dan Daerah di SICC Bogor, Senin (2/2/2026). IDN Times/Linna Susanti.
Intinya sih...
  • Prabowo Subianto mendukung Pramono Anung sebagai Gubernur DKI Jakarta, meskipun dari partai politik yang berbeda.
  • Prabowo bercanda bahwa pada pemilihan tahun 2029, ia akan membiarkan Pramono Anung melakukan arah politiknya sendiri.
  • Prabowo menegaskan bahwa setelah pemilihan, saatnya bekerja dan memberikan dukungan yang baik bagi yang kalah.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto dalam taklimatnya di Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, diselingi tawa dari peserta. Presiden Prabowo Subianto berdiri di podium, menyampaikan arahan kepada ribuan peserta.

Di tengah paparan mengenai persatuan dan pembangunan, terselip canda Presiden Prabowomenyapa Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung dan kepala daerah lain.

Prabowo menegaskan komitmennya untuk merangkul seluruh pemimpin daerah tanpa memandang latar belakang politik. Ia mencontohkan sosok Pramono Anung yang merupakan kader PDI Perjuangan. Di hadapan para peserta, Presiden menyatakan dukungan penuhnya agar Pramono sukses memimpin Jakarta demi keamanan dan keselamatan warga ibu kota.

"Gubernur DKI Pramono Anung, dari PDIP. Tapi tetap saya akan dukung sebagai gubernur DKI," ujar Prabowo.

Kalimat selanjutnya langsung memancing tawa para hadirin. Prabowo mengatakan, saat pemilihan tahun 2029, terserah Pramono melakukan arah politikya.

"Nanti 2029 ya terserah. Ya kan? Tidak apa-apa," kata Prabowo diikuti tawa peserta

Prabowo kemudian mengajak seluruh kepala daerah untuk membulatkan tekad membenahi diri. Ia meminta para pejabat membuang jauh-jauh permusuhan yang timbul akibat sejarah atau perbedaan pilihan politik.

Baginya, dunia berkembang sangat cepat sehingga terus merawat dendam masa lalu hanya akan merugikan bangsa. Prabowo memberi ilustrasi tentang betapa sia-sianya merawat konflik warisan leluhur.

"Dua ratus tahun yang lalu, kakek dari kakekmu atau buyut dari buyutmu waktu itu mencuri sapi saya. Mau diteruskan permusuhan itu? Perang 200-300 tahun, mau kita teruskan? Saudara-saudara, tidak ada gunanya," ucap dia.

Prabowo menegaskan posisinya yang kini sebagai Presiden, tidak akan bertanya kepada para gubernur mengenai pilihan politik mereka saat Pilpres 2024.

"Buktinya, saya kalah di Sumatra Barat. Tapi tetap MBG (Makan Bergizi Gratis) sampai ke Sumatra Barat. Tetap Koperasi Merah Putih kita bangun. Saya juga kalah di Aceh, tapi tetap kita bangun Aceh habis-habisan," ujar dia.

Dia mengatakan, setelah selesai masa pemilihan dan ada yang terpilih, waktunya bekerja. Bagi yang kalah, memberikan dukungan yang baik.

Share
Topics
Editorial Team
Sunariyah Sunariyah
EditorSunariyah Sunariyah
Follow Us

Latest in News

See More

Perang Terhadap Sampah, Prabowo Minta Semua Pejabat Bersih-Bersih

02 Feb 2026, 14:42 WIBNews