Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Sebut Kiyai Madura di Pusaran Narkoba, Habib Aboe PKS Dipanggil MKD DPR
Sekjen PKS, Habib Aboe Bakar Al-Habsyi. (IDN Times/Triyan)
  • MKD DPR RI memanggil anggota Komisi III, Habib Aboe Bakar Al-Habsyi, untuk dimintai klarifikasi atas pernyataannya tentang dugaan keterlibatan kiyai dan pesantren di Madura dalam kasus narkoba.
  • Pemanggilan dilakukan setelah MKD melakukan verifikasi terhadap ucapan Aboe yang disampaikan dalam rapat kerja bersama Kepala BNN dan Bareskrim Polri pada 7 April 2026.
  • Aboe telah mengonfirmasi kehadirannya dalam sidang pemeriksaan MKD yang dijadwalkan pada 14 April 2026 pukul 12.00 WIB guna memberikan penjelasan lengkap terkait pernyataannya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
7 April 2026

Habib Aboe Bakar Al-Habsyi menyampaikan pernyataan tentang dugaan keterlibatan ulama dan pesantren di Madura dalam pusaran narkoba saat rapat kerja Komisi III DPR RI bersama Kepala BNN dan Bareskrim Polri.

13 April 2026

MKD DPR RI mengirimkan surat undangan kepada Aboe Bakar Al-Habsyi untuk memberikan penjelasan atas pernyataannya. Undangan tersebut dikutip oleh IDN Times pada hari yang sama.

14 April 2026

Sidang pemeriksaan MKD terhadap Aboe Bakar Al-Habsyi dijadwalkan berlangsung pukul 10.00 WIB, namun ia dikonfirmasi akan hadir sekitar pukul 12.00 WIB untuk memenuhi panggilan MKD.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI memanggil Anggota Komisi III DPR, Habib Aboe Bakar Al-Habsyi, untuk dimintai klarifikasi atas pernyataannya mengenai dugaan keterlibatan kiyai di Madura dalam jaringan narkoba.
  • Who?
    Habib Aboe Bakar Al-Habsyi dari Fraksi PKS, Ketua MKD Nazaruddin Dek Gam, Wakil Ketua MKD Imron Amin, serta Kepala BNN Suyudi Ario Seto dan perwakilan Bareskrim Polri.
  • Where?
    Pemanggilan dilakukan oleh MKD DPR RI di kompleks Gedung DPR/MPR RI, Jakarta. Pernyataan awal disampaikan dalam rapat Komisi III bersama BNN dan Polri.
  • When?
    Pernyataan disampaikan pada Selasa, 7 April 2026. Pemanggilan oleh MKD dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 14 April 2026 pukul 10.00 WIB dan dikonfirmasi akan dihadiri pukul 12.00 WIB.
  • Why?
    Pemanggilan dilakukan karena pernyataan Habib Aboe tentang dugaan keterlibatan ulama dan pesantren di Madura dalam bisnis narkoba menimbulkan perhatian publik dan perlu penjelasan resmi kepada MKD.
  • How?
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Ada bapak namanya Habib Aboe dari DPR yang bilang kalau ada kiyai di Madura ikut hal jahat soal narkoba. Terus orang-orang di DPR mau tanya dia kenapa bilang begitu. Mereka suruh dia datang ke tempat rapat buat jelasin. Katanya dia bakal datang siang nanti buat ngomong sama mereka.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Pemanggilan Habib Aboe Bakar Al-Habsyi oleh Mahkamah Kehormatan Dewan menunjukkan komitmen lembaga legislatif untuk menjaga integritas dan akuntabilitas anggotanya. Proses verifikasi dan kesediaan Aboe memenuhi panggilan MKD mencerminkan keterbukaan terhadap klarifikasi publik, sekaligus memperlihatkan mekanisme pengawasan internal DPR berjalan aktif dalam menegakkan etika dan tanggung jawab pernyataan pejabat negara.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI akan memanggil Anggota Komisi III DPR RI, Habib Aboe Bakar Al-Habsyi setelah menuding dugaan keterlibatan kiyai di Madura dalam pusaran narkoba.

Pernyataan tersebut sempat dilontarkan Aboe Bakar Al-Habsyi dalam rapat kerja Komisi III DPR RI bersama Kepala Badan Nasional Narkotika (BNN) Suyudi Ario Seto dan Bareskrim Polri pada Selasa (7/4/2026).

MKD menyebut telah melakukan verifikasi terkait pernyataan Aboe Bakar Al-Habsyi. Karena itu, MKD memanggil politikus PKS itu untuk memberikan penjelasan utuh atas pernyataannya.

"Bersama ini kami sampaikan bahwa sehubungan dengan maraknya pemberitaan yang menjadi perhatian masyarakat terkait pernyataan saudara tentang keterlibatan ulama dan pesantren di Madura dalam pusaran narkoba," demikian bunyi undangan tersebut sebagaimana dikutip IDN Times, Senin (13/4/2026).

Dalam surat undangan tersebut, sidang pemeriksaan terhadap Aboe Bakar Al-Habsyi dijadwalkan akan digelar MKD pada Selasa (14/4/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.

Ketua MKD DPR RI, Nazaruddin Dek Gam, mengatakan, Aboe Bakar Al-Habsyi terkonfirmasi akan memenuhi panggilan MKD. Dia dijadwalkan akan hadir sekitar pukul 12.00 WIB.

"Kayaknya sudah (terkonfirmasi akan hadir). Info yang saya dapat beliau besok hadir jam 12," kata Dek Gam kepada IDN Times melalui pesan singkat.

Wakil Ketua MKD DPR RI, Imron Amin, turut mengonfirmasi, Aboe Bakar Al-Habsyi akan memenuhi panggilan MKD terkait pernyataannya dalam rapat bersama Kepala BNN pekan lalu.

"Sudah konfirmasi awal jam 10.00 minta diundur jam 12.00 untuk selebihnya wawancara langsung aja ke pak ketua ya," kata dia.

Dalam rapat yang dihadiri, Aboe meminta kerja sama BNN, Polri dan daerah diperkuat dalam pemberantasan narkoba. Dia mencontohkan ada ulama dan pesantren di Madura diduga ikut terlibat bisnis haram tersebut.

“Contoh, Madura. Saya itu kaget, Pak, ulama sudah mulai ikut terlibat juga dengan narkotika, coba cek benar tidak? Pesantren-pesantren itu juga, Pak. Ini ada apa?" ujar Habib Aboe dalam rapat tersebut.

“Ternyata ada cuan di situ, Pak. Ada cuan di situ, cuannya banyak, bukan dikit,” ucap dia.

Editorial Team