Jakarta, IDN Times - Kisah pilu tragedi kerusuhan Mei 1998 dialami Maria Sanu dan Murni, selaku keluarga korban. Anak mereka, Stevanus dan Agung, menjadi korban tewas dalam tragedi pembakaran Mal Klender, Jakarta Timur.
Sebelum pergi, Agung hanya berpesan pada ibunya agar disiapkan air, karena esok hari adalah hari ulang tahunnya. Stevanus juga izin kepada orangtuanya tidak pergi ke mal Klender.
Selain di Gedung DPR, dalam tragedi Mei 98 kerusuhan di Jakarta terjadi di beberapa titik, di antaranya di pusat belanja Yogya di Klender, Jakarta Timur, dan kampus Trisakti yang menewaskan empat mahasiswa. Berikut kisah selengkapnya yang menyayat hati.
