Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Setahun Sekali, Serunya Berburu Ikan "Mabuk" di Sungai Bengawan Solo
Warga Kabupaten Lamongan berburu ikan "mabuk" di Sungai Bengawan Solo. IDN Times/Imron

Lamongan, IDN Times - Masyarakat Kabupaten Lamongan, khususnya mereka yang tinggal di pinggiran bantaran Sungai Bengawan Solo mempunyai tradisi unik setiap tahunnya. Mereka berburu iwak ngumbo mabuk atau ikan mabuk. Ikan-ikan di sana mabuk saat kondisi air sungai mulai meluap dan warnanya berubah dari jernih menjadi kecoklatan. 

1. Tradisi sudah bertahun-tahun, dilakukan saat musim penghujan

Warga Kabupaten Lamongan berburu ikan "mabuk" di Sungai Bengawan Solo. IDN Times/Imron

Dimas Wahyudin Anshori (23) salah satu warga Desa Durikulon, Kecamatan Laren, Lamongan mengatakan, kondisi air yang keruh membuat berbagai jenis ikan menepi ke bibir sungai dan terlihat seperti orang mabuk. Kondisi ini pun memudahkan masyarakat setempat untuk menangkapnya dengan tangan kosong.

"Sudah bertahun-tahun ada mas dan ini menjadi tradisi kami berburu ikan di sungai Bengawan Solo saat musim penghujan sudah tiba," kata Dimas, Sabtu (20/11/2021).

2. Ada mujair hingga nila di sana

Warga Kabupaten Lamongan berburu ikan "mabuk" di Sungai Bengawan Solo. IDN Times/Imron

Tak butuh waktu lama, Dimas dan juga warga lainnya sudah bisa mengumpulkan berbagai jenis ikan. Mulai dari mujair, udang, bader dan ikan nila. Biasanya ikan hasil buruan itu akan dimasak sendiri sebagai lauk pauk teman makan nasi. Sementara jika tangkapannya banyak akan dijual ke pada para pengepul.

"Gak usah pakai alat jaring atau setrum, ikan yang kelihatan seperti orang mabuk itu ditangkap mengunakan tangan biasa saja sudah bisa kok mas," ungkapnya.

3 Ikan yang diperoleh aman untuk dikonsumsi warga

Warga Kabupaten Lamongan berburu ikan "mabuk" di Sungai Bengawan Solo. IDN Times/Imron

Meski bisa ditangkap menggunakan tangan kosong, namun jika ingin memperoleh ikan yang lebih banyak, ia pun menyarankan menggunakan jaring. Meski kondisi ikan terlihat seperti orang mabuk, namun hingga sampai saat ini belum ada laporan orang yang mengalami keracunan usai menyantap ikan tersebut.

"Selama adanya iwak ngumbo, alhamdulillah mas tidak ada yang mengalami mual atau muntah ataupun keracunan usai menyantap ikan yang didapat," pungkasnya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team