Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Nasdem dukung Prabowo dua periode
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan taklimat dalam Rakornas Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah 2026 di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2). ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

Intinya sih...

  • Saan Mustopa menilai, wacana Prabowo dua periode tidak lepas dari tingginya tingkat kepuasan publik terhadap kinerja pemerintah saat ini.

  • Terkait sikap resmi NasDem, Saan mengatakan, partainya belum mengambil keputusan final soal dukungan Prabowo dua periode.

  • NasDem masih fokus sukseskan pemerintahan Prabowo hingga akhir periode.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa, menilai wajar mulai muncul berbagai wacana yang mengusulkan Presiden Prabowo Subianto maju untuk periode kedua pada Pilpres 2029.

Menurut Saan, dinamika tersebut merupakan hal biasa dalam politik, terlebih jika dikaitkan dengan tingkat kepuasan publik yang tinggi terhadap kinerja Prabowo.

Saan menegaskan, setiap partai politik memiliki hak mengusulkan pasangan capres dan cawapresnya masing-masing. Namun pada akhirnya, keputusan tetap berada di tangan Prabowo sebagai figur utama yang akan maju atau tidak pada periode berikutnya.

1. Usulan soal cawapres itu urusan internal partai

Wakil Ketua Umum (Waketum) DPP Partai NasDem, Saan Mustopa (IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)

Menanggapi munculnya wacana Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dipasangkan dengan Prabowo pada 2029, Saan menyebut hal tersebut sebagai urusan internal masing-masing partai.

"Itu kan urusan internal partai ya. Jadi kalau partai usulin itu kan wajar aja, biasa aja," ujar Saan.

Ia menyebut, segala bentuk usulan terkait pasangan capres-cawapres harus tetap menghormati keputusan pribadi Prabowo.

"Tapi kan tergantung juga nanti kepada Pak Prabowo sendiri ya. Jadi itu urusan internal masing-masing dan kita hormati saja. Kita hormati dan kita hargai," kata dia.

2. Kepuasan publik tinggi, wajar muncul wacana dua periode

Ilustrasi survei. (IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)

Saan menilai, wacana Prabowo dua periode tidak lepas dari tingginya tingkat kepuasan publik terhadap kinerja pemerintah saat ini. Ia menyebut, berdasarkan survei terbaru, tingkat kepuasan publik terhadap Prabowo berada di angka hampir 80 persen.

"Karena memang kalau kita lihat hasil survei terbaru terkait dengan tingkat kepuasan publik terhadap Pak Prabowo itu kan mencapai 80%. 79,9 itu kan 80% tingkat kepuasannya. Dan tingkat kepuasan itu sangat tinggi," ujar Saan.

Dengan capaian tersebut, ia menganggap wajar jika muncul dorongan agar Prabowo kembali maju pada Pilpres 2029.

"Jadi menurut saya wajar lah kalau misalnya ada wacana yang mengusulkan dua periode," ucapnya.

3. NasDem fokus sukseskan pemerintahan Prabowo

Presiden Prabowo Subianto di acara panen raya dan pengumuman swasembada pangan di Karawang, Rabu (7/1/2026) (Youtube.com/Sekretariat Presiden)

Terkait sikap resmi NasDem, Saan mengatakan, partainya belum mengambil keputusan final soal dukungan Prabowo dua periode. Semua masih akan dibicarakan secara internal.

"Nasdem akan bicarakan di internal ya. Dan Nasdem fokus, kan Nasdem bagian dari koalisi pemerintahan Pak Prabowo juga," kata Saan.

Ia menegaskan, prioritas utama NasDem saat ini adalah memastikan pemerintahan Prabowo berjalan sukses hingga akhir masa jabatan.

"Nasdem tentu punya kepentingan bertanggung jawab agar periode Pak Prabowo ini bisa berjalan dengan sukses, berhasil dan semua agenda-agenda prioritas, kebijakan-kebijakan prioritas Pak Prabowo itu bisa terrealisasi dengan baik," ujarnya.

Saan juga menegaskan, NasDem berada dalam posisi mendukung penuh pemerintahan Prabowo hingga akhir periode.

"Soal lainnya nanti kita ikuti dan sebagainya. Tapi Nasdem fokus dalam bertanggung jawab untuk menyukseskan Pak Prabowo," pungkasnya.

Editorial Team