Jakarta, IDN Times - Data Survei Nasional Pengalaman Hidup Anak dan Remaja (SNPHAR) 2024 mengungkapkan, satu dari dua anak di Indonesia pernah mengalami kekerasan, termasuk di lingkungan sekolah.
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, mengatakan kondisi tersebut menunjukkan pencegahan kekerasan harus dilakukan sistematis lewat kebijakan yang membangun budaya sekolah yang protektif dan berpihak pada anak.
“Sekolah, guru, dan keluarga memiliki peran penting dalam memastikan anak berada di lingkungan belajar yang aman dan bebas dari kekerasan,” kata dia saat peluncuran Budaya Sekolah Aman dan Nyaman di SMP Negeri 2 Banjarbaru, dikutip Selasa (13/1/2026).
