Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
WhatsApp Image 2025-08-29 at 08.25.55.jpeg
Tangis Ibu Affan Kurniawan Driver Ojol di depan Jenazah. (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

Intinya sih...

  • Mantan Gubernur Anies Baswedan melayat ke rumah duka driver ojol Affan Kurniawan yang meninggal karena dilindas mobil rantis polisi di Jakarta Pusat.

  • Ibu dan ayah korban menangis di depan Anies, meminta keadilan atas kematian anaknya. Mobil rantis polisi telah diamankan untuk penyelidikan lebih lanjut.

  • Kadiv Propam Polri memastikan para pelaku berasal dari kesatuan Brimob, namun proses penindakan akan diambil alih oleh Propam Polri. Tujuh orang terlibat dalam kasus ini.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melayat ke rumah duka Affan Kurniawan, driver ojek online (ojol) yang meninggal karena dilindas mobil rantis polisi di Jalan Lasem, Menteng, Jakarta Pusat. Anies tiba di rumah duka, Jumat (29/8/2025) pagi.

Ibu Affan, Erlina, langsung berteriak saat Anies menyalaminya di depan jenazah Affan yang terbujur kaku.

"Pak, anak saya gak ada Pak! Saya minta keadilan. Anak kecil," teriak Erlina memecah suasana haru dan duka di rumah korban.

Ayah Affan, Zulkifli, juga menangis di pelukan Anies Baswedan. Pantauan IDN Times, puluhan pelayat mendatangi rumah duka.

Affan Kurniawan, seorang driver ojek online tewas dilindas mobil rantis polisi di tengah kerumunan demonstrasi pada Kamis (28/8/2025) malam.

Kadiv Propam Polri Irjen Pol Abdul Karim memastikan mobil rantis tersebut telah diamankan di Mako Brimob untuk penyelidikan lebih lanjut.

"Untuk kendaraan, sementara sudah kita amankan juga berada di Satuan Brimob Kwitang," kata Abdul Karim di RSCM, Jakarta, Jumat (29/8/2025) dini hari.

Karim mengatakan, para pelaku berasal dari kesatuan Brimob. Namun, ia memastikan, proses penindakan ini seluruhnya akan diambil alih Propam Polri. Pemeriksaan dilakukan oleh tim gabungan. Tujuh orang terlibat dalam kasu ini, di antaranya adalah Kompol C, Aipda M, Bripka R, Briptu D, Bripda M, Baraka J, dan Baraka D.

Editorial Team