Bogor, IDN Times — Wali Kota Bogor, Dedie Rachim, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menyongsong tahun 2026 dengan optimisme. Sejumlah program strategis mulai dari pengelolaan sampah hingga pembenahan transportasi publik tengah disiapkan guna membawa perubahan besar bagi Kota Hujan.
Dalam keterangannya, Dedie menekankan pentingnya dukungan masyarakat agar rencana pembangunan ini berjalan lancar. "Jadi saya mohon dukungan dari semua dan juga tentunya dari para pengusaha juga untuk memahami ini dulu," ujarnya.
Bogor akan meninggalkan cara-cara manual dalam mengelola sampah. Dedie mengungkapkan bahwa mulai tahun 2026, Bogor akan menerapkan teknologi mutakhir yang mengubah sampah menjadi energi (waste to energy).
"Kita akan mulai masuk dalam sejarah baru pengelolaan sampah, yang tadinya manual menjadi waste to energy melalui sebuah teknologi yang mutakhir di mana sampah itu kemudian tidak lagi berceceran di mana-mana," kata Dedie.
Tak tanggung-tanggung, pemerintah sedang mengusahakan adanya dua instalasi pengolahan. Selain di Galuga, lokasi lain sedang dicari agar seluruh sampah di Kota Bogor bisa habis terkelola.
