Ilustrasi evakuasi (ANTARA FOTO/Humas Polda Papua)
Wawan menjelaskan, kehadiran Kabinda Papua di Kampung Dambet adalah dalam rangka observasi lapangan guna mempercepat pemulihan keamanan setelah aksi brutal Kelompok Separatis dan Teroris (KST) Papua di wilayah tersebut.
“Kunjungan pimpinan tertinggi BIN Papua di lapangan juga sebagai upaya untuk meningkatkan moril dan semangat kepada masyarakat yang selama ini terganggu oleh kekejaman dan kebiadaban KST Papua,” ujar Wawan.
Kontak tembak terjadi saat patroli Satgas BIN bersama Satgas TNI-Polri melakukan perjalanan menuju Kampung Dambet. Namun sekitar pukul 15.50 WIT, Satgas BIN dan Satgas TNI-Polri dihadang oleh KST sehingga terjadi aksi saling tembak di sekitar gereja Kampung Dambet, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak.
“Akibat kontak tembak tersebut Kabinda Papua tertembak dan gugur sebagai pahlawan di lokasi kejadian,” ujar Wawan.
Akibat peristiwa ini, Presiden Joko Widodo telah memerintahkan Panglima TNI dan Kapolri untuk menangkap semua anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua.