Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Tim SAR Perluas Pencarian 3 Korban Hilang KM Dewi Noor 1
Ilustrasi Kapal Tenggelam (IDN Times/Arief Rahmat)

Jakarta, IDN Times - Tim Pencarian dan Penyelamatan (SAR) gabungan memperluas area pencarian tiga penumpang hilang kecelakaan KM Dewi Noor 1 di perairan sekitar Pulau Untung Jawa dan Pulau Pari, Kepulauan Seribu. Tim SAR gabungan kini melakukan pencarian memperluas radius pencarian menjadi 150 mil laut.

Kepala Kantor Basarnas DKI Jakarta Fazzli mengatakan, sebanyak 50 personel gabungan dikerahkan melakukan pencarian. Personel terdiri dari TNI, Polri, ASN, dan masyarakat sekitar.

Proses pencarian juga menggunakan peralatan canggih pada Minggu (20/8/2023) sejak pukul 07.00 WIB.

"Peralatan yang digunakan tentunya alat-alat selam, kemudian peralatan pencarian di bawah air seperti Aqua Eye dan Underwater Device yang bisa digunakan untuk mendeteksi korban yang masih berada di dalam air. Kemudian SAR Map Prediction yaitu aplikasi untuk menghitung pergerakan objek di laut," kata Fazzli melansir ANTARA.

1. Korban belum juga ditemukan meski pencarian diperluas

Operasi pencarian korban kapal tenggelam di perairan Kabupaten Buton Tengah, Sulawesi Tenggara, Senin (24/7/2023). (Dok. Basarnas Kendari)

Menurut Fazzli, penumpang dari KM Dewi Noor 1 yang karam pada Sabtu (19/8/2023), itu masih belum ditemukan meski pencarian telah diperluas.

Area pencarian dibagi beberapa sektor, di antaranya titik awal lokasi kejadian, hingga lokasi yang diprediksi berdasarkan arah angin serta arus gelombang.

2. Pencarian libatkan nelayan setempat

Ilustrasi petugas Basarnas. Dok.IDN Times/Istimewa

Fazzli menuturkan, pihaknya telah melibatkan para nelayan dan kapal-kapal yang melintas di wilayah Teluk Jakarta untuk mencari korban.

"Sudah kami informasikan, apabila melihat ataupun menemukan keberadaan dari tiga orang korban tersebut agar menginformasikan kepada posko Basarnas," kata Fazzli.

3. Tim SAR belum ketahui penyebab tenggelamnya kapal

Pencarian TKI korban kapal tenggelam oleh Tim SAR Batam. (Dok. Istimewa)

Dia mengatakan, tim masih belum mengetahui penyebab kapal tenggelam. Namun, berdasarkan informasi awal, terdapat kerusakan di lambung mesin bagian belakang.

Fazzil menegaskan, keterangan penyebab kapal karam akan disampaikan setelah rampungnya penyelidikan yang dilakukan Unit Gakkum Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri.

Editorial Team