Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Tinjau Mudik di Soetta, Menko Polkam Djamari Minta Pemudik Dilayani Baik
Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Djamari Chaniago ketika mengecek kondisi kesiapan mudik 2026 di Bandara Soekarno-Hatta, Banten. (Dok. Kemenko Polkam)
  • Menko Polkam Djamari Chaniago meninjau Bandara Soekarno-Hatta untuk memastikan pelayanan mudik Lebaran 2026 berjalan aman, nyaman, dan petugas mampu melayani pemudik dengan baik.
  • Djamari juga melepas ribuan warga peserta program mudik gratis menggunakan kapal perang KRI Banda Aceh-593 yang membawa lebih dari seribu pemudik dan ratusan sepeda motor ke Pulau Jawa.
  • Pemerintah memprediksi dua gelombang arus mudik dan balik Lebaran 2026 dengan total sekitar 143,9 juta perjalanan, terutama menuju wilayah Jawa Tengah, Jawa Timur, dan sekitarnya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Djamari Chaniago, meninjau ke sejumlah fasilitas transportasi umum jelang memasuki puncak mudik Lebaran 2026, Selasa (17/3/2026). Salah satu yang ditinjau purnawirawan jenderal TNI Angkatan Darat (AD) itu adalah Bandara Soekarno-Hatta, Banten. Apalagi sejak 13 Maret 2026, sudah ada 1,53 juta pemudik yang menggunakan pesawat untuk mudik Lebaran 2026.

Djamari meninjau ketiga terminal di Bandara Soetta, dan sempat mengunjungi posko terpadu terminal 1B, untuk melihat proses kesiapan pemberian pelayanan kepada masyarakat. Ia meminta petugas agar para pemudik dilayani dengan baik.

"Jangan sampai frontliner kita yang ada di sana (posko terpadu) tidak bisa menjawab apa-apa, kemudian kalau memberikan jawabannya salah. (Pesawat) ini akan delay satu jam. Setelah ditunggu satu jam gak ada lagi. Ini akan mengganggu kepercayaan mereka (pemudik) kepada kita (pemerintah)," ujar Djamari dalam keterangan pers, hari ini.

Djamari juga meminta kepada para petugas agar pelayanan di bandara memberikan kemudahan, kenyamanan dan keamanan kepada masyarakat saat mudik Lebaran tahun ini.

1. Peninjauan Menko Djamari ke fasilitas transportasi jadi bentuk pengawasan dari pemerintah

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Djamari Chaniago ketika mengecek kondisi kesiapan mudik 2026 di Bandara Soekarno-Hatta, Banten. (Dokumentasi Kemenko Polkam)

Djamari mengatakan kegiatan peninjauan itu merupakan bentuk pengawasan dari pemerintah yang sudah lama merencanakan kesiapan dalam menghadapi arus mudik dan arus balik di momen Idul Fitri 2026. Itu sebabnya, pemerintah berjanji untuk memberikan pelayanan mudik yang aman dan nyaman.

"Kewajiban kita sebagai bagian dari pemerintahan ini, dari negara ini untuk memberikan sesuatu yang nyaman dan mengamankan masyarakat kita yang mudik dalam rangka Idulfitri," katanya.

Saat berada di terminal 3 Bandara Soetta, Djamari turut berinteraksi dengan petugas pelayanan dan calon penumpang pesawat yang akan kembali ke kampung halaman.

2. Menko Djamari ikut tinjau ribuan warga mudik gratis naik kapal perang

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Djamari Chaniago ketika meninjau mudik gratis jelang Idulfitri 2026 dengan kapal perang Banda Aceh-593. (Dokumentasi TNI AL)

Sebelum bertolak ke Bandara Soetta, Djamari menyempatkan diri berkunjung ke Dermaga Kolinlamil, Jakarta Utara, pada pagi harinya. Ia menyaksikan pelepasan ribuan warga yang mudik gratis menggunakan kapal perang KRI Banda Aceh-593.

Berdasarkan data dari TNI AL, total ada 1.447 pemudik dan 503 unit sepeda motor yang telah terdaftar untuk mengikuti program mudik gratis dalam rangka Idul Fitri 2026. Kapal perang itu akan berlayar ke sejumlah pelabuhan di Pulau Jawa dan berakhir di Pelabuhan Tanjung Perak, Jawa Timur. Djamari terlihat sempat berinteraksi dengan sejumlah warga yang mudik gratis dengan kapal perang.

"Pada saat kami menanyakan kepada masyarakat yang sudah ada di dalam KRI, mereka terlihat sangat bahagia untuk mendapat kesempatan pulang kampung dengan KRI ini," ujar Djamari.

Menko Polkam menyebut pemerintah juga sudah mengatur kepadatan lalu lintas selama mereka pulang ke Semarang maupun ke Surabaya. Begitu pula sebaliknya ketika mereka kembali ke Jakarta.

3. Pemerintah prediksi ada dua gelombang arus mudik dan arus balik pada Idul Fitri 2026

Wakapolri, Komjen Pol Dedi Prasetyo melakukan pemantauan dan peninjauan langsung arus mudik Lebaran 2026 di Pelabuhan Bakauheni. (Dok. Polda Lampung).

Sebelumnya, pemerintah memperkirakan puncak arus mudik Lebaran tahun ini akan terjadi dua gelombang, yakni pada 14-15 Maret 2026 dan 18-19 Maret 2026. Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan, kemungkinan akan ada 143,9 juta perjalanan masyarakat yang melakukan mudik pada Lebaran 2026.

"Untuk arus baliknya, puncaknya diperkirakan akan jatuh pada tanggal 24, 25 Maret, lalu yang kedua di tanggal 28 dan 29 Maret," ujar AHY ketika memberikan keterangan pers di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, 11 Maret 2026.

AHY menjelaskan pergerakan masyarakat terbanyak akan terjadi ke wilayah Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, Yogyakarta, dan Sulawesi Selatan.

Editorial Team