Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Perkuat Stok Pangan, Titiek Soeharto Resmikan Gudang BULOG Kalsel
Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto yang akrab dipanggil Titiek Soeharto meresmikan Gudang Komoditas Pangan (GKP) Perum BULOG kapasitas 3.500 ton di Kompleks Pergudangan Landasan Ulin, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, pada Jumat (3/7). (dok. BULOG)
  • Titiek Soeharto meresmikan Gudang Komoditas Pangan BULOG berkapasitas 3.500 ton di Banjarbaru sebagai langkah memperkuat penyimpanan dan distribusi pangan nasional.
  • Pembangunan gudang ini merupakan bagian dari realisasi dana PMN Rp2 triliun yang mendukung 81 proyek infrastruktur pangan dengan progres fisik mencapai 95,7 persen.
  • Perum BULOG menegaskan komitmennya menjaga ketahanan pangan nasional melalui penguatan rantai pasok serta kegiatan sosial bagi masyarakat sekitar.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Peresmian Gudang Komoditas Pangan (GKP) Perum BULOG berkapasitas 3.500 ton di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, sebagai bagian dari penguatan infrastruktur penyimpanan dan distribusi pangan nasional.
  • Who?
    Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto atau Titiek Soeharto bersama jajaran Komisi IV DPR RI dan Direktur Utama Perum BULOG Letjen TNI (Purn.) Ahmad Rizal Ramdhani.
  • Where?
    Kegiatan berlangsung di Kompleks Pergudangan Landasan Ulin, Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan.
  • When?
    Peresmian dilakukan pada Jumat, 3 Juli, dalam rangkaian Kunjungan Kerja Spesifik Komisi IV DPR RI ke Kalimantan Selatan.
  • Why?
    Pembangunan gudang bertujuan memperkuat kapasitas penyimpanan pangan nasional, menjaga kualitas hasil panen, serta mendukung stabilitas pasokan dan harga pangan di masyarakat.
  • How?
    Pembangunan gudang merupakan bagian dari realisasi dana Penyertaan Modal Negara sebesar Rp2 triliun yang digunakan untuk proyek penguatan infrastruktur pangan oleh Perum BULOG di berbagai wilayah Indonesia.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times — Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto yang akrab dipanggil Titiek Soeharto meresmikan Gudang Komoditas Pangan (GKP) Perum BULOG berkapasitas 3.500 ton di Kompleks Pergudangan Landasan Ulin, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, pada Jumat (3/7). Peresmian ini menjadi bagian dari agenda Kunjungan Kerja Spesifik Komisi IV DPR RI bersama Wakil Ketua dan Anggota Komisi IV DPR RI untuk meninjau kesiapan infrastruktur pangan di daerah.

Peresmian ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kapasitas penyimpanan pangan nasional, khususnya di wilayah Kalimantan Selatan sebagai salah satu daerah penyangga pangan. Dengan tambahan kapasitas simpan tersebut, Perum BULOG semakin memiliki kemampuan untuk mengelola stok komoditas pangan secara lebih optimal, menjaga kualitas hasil panen, serta mendukung kelancaran distribusi pangan guna menjaga stabilitas pasokan dan harga di masyarakat.

1. Dukungan terhadap penguatan petani lokal

Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto yang akrab dipanggil Titiek Soeharto meresmikan Gudang Komoditas Pangan (GKP) Perum BULOG kapasitas 3.500 ton di Kompleks Pergudangan Landasan Ulin, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, pada Jumat (3/7). (dok. BULOG)

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Komisi IV DPR RI Titiek Soeharto menyampaikan dukungan terhadap program-program Perum BULOG, terutama yang berdampak langsung pada penguatan petani dan pengelolaan pangan nasional. Ia juga menekankan pentingnya pengelolaan stok yang baik agar kualitas beras tetap terjaga selama masa penyimpanan.

“Komisi IV tentu mendukung program-program Perum BULOG, sepanjang terus berpihak dan memberikan manfaat bagi petani. Kami juga mengapresiasi BULOG karena stok yang tersedia mencukupi dan kualitasnya baik,” ujar Titiek.

Titiek turut mengapresiasi pengelolaan stok di GKP Banjarbaru yang dinilai berjalan baik. Menurutnya, perputaran stok beras di gudang tersebut relatif cepat, dengan masa simpan paling lama sekitar empat bulan, sehingga beras dari petani dapat segera diproses dan kembali disalurkan ke pasar.

2. Bagian dari realisasi dana PMN

Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto yang akrab dipanggil Titiek Soeharto meresmikan Gudang Komoditas Pangan (GKP) Perum BULOG kapasitas 3.500 ton di Kompleks Pergudangan Landasan Ulin, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, pada Jumat (3/7). (dok. BULOG)

Direktur Utama Perum BULOG, Letnan Jenderal TNI (Purn.) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos., S.H., M.Han., yang hadir mendampingi kunjungan tersebut menyampaikan bahwa peresmian GKP Banjarbaru menjadi momentum penting dalam memperkuat kesiapan pangan nasional, khususnya dari sisi infrastruktur penyimpanan.

Ia menjelaskan, pembangunan gudang di Landasan Ulin merupakan bagian dari realisasi Penyertaan Modal Negara (PMN). Dari total dana PMN sebesar Rp2 triliun, Perum BULOG telah mengawal 81 proyek penguatan infrastruktur pangan di berbagai wilayah Indonesia dengan realisasi fisik mencapai 95,7 persen. Proyek tersebut mencakup pembangunan Sentra Penggilingan Padi, Sentra Pengolahan Beras, hingga Sentra Pengeringan Jagung.

“Langkah penguatan infrastruktur pangan ini akan terus kami lanjutkan sejalan dengan visi Presiden Republik Indonesia. Perum BULOG berkomitmen memastikan infrastruktur yang dibangun dapat memberikan manfaat nyata bagi pengelolaan stok, distribusi, dan ketahanan pangan nasional,” tambah Ahmad Rizal Ramdhani.

3. Komitmen BULOG jaga ketahanan pangan

Ilustrasi gudang Bulog (Dok.IDN Times/istimewa)

Melalui pembangunan GKP Banjarbaru, Perum BULOG terus memperkuat perannya sebagai instrumen pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Infrastruktur ini menjadi bagian dari upaya memperkuat rantai pasok pangan, mulai dari penyimpanan, pengolahan, hingga distribusi stok pangan di daerah.

Selain peresmian GKP Banjarbaru, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan agenda penyerahan bantuan sosial sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat sekitar. Bantuan yang diberikan meliputi mesin potong rumput untuk masjid, bingkisan sembako, serta santunan berupa perlengkapan sekolah kepada 20 anak yatim piatu. (WEB)

Curated For You

Editorial Team

Related Article