Ke Indonesia Pekan Depan, PM India Bakal Sambangi Jakarta dan Yogya

- Perdana Menteri India Narendra Modi akan berkunjung ke Indonesia pada 7–8 Juli 2026 untuk memperkuat hubungan strategis dengan Presiden Prabowo Subianto melalui pertemuan resmi dan pidato di parlemen.
- Kunjungan ini menyoroti lima pilar utama kerja sama, termasuk pertahanan maritim, perdagangan, investasi, hilirisasi sumber daya alam, ketahanan pangan dan energi, serta pengembangan SDM di bidang kesehatan dan pendidikan.
- Pemerintah India menekankan pentingnya solidaritas antara India dan Indonesia sebagai dua negara besar Global South dalam menghadapi dinamika geopolitik global dan memperkuat posisi bersama di kancah internasional.
Jakarta, IDN Times - Perdana Menteri India Narendra Modi dijadwalkan melakukan kunjungan kenegaraan ke Indonesia pada 7-8 Juli 2026. Kunjungan tersebut menjadi kunjungan balasan setelah Presiden Prabowo Subianto menghadiri perayaan Hari Nasional India sebagai tamu kehormatan pada tahun lalu.
Pemerintah India menyebut kunjungan Modi akan menjadi momentum memperkuat hubungan strategis kedua negara di tengah dinamika geopolitik global. Pada hari pertama, Modi bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto, Modi juga dijadwalkan akan menyampaikan pidato di hadapan komunitas India di Indonesia dan berbicara di parlemen.
Pemerintah India menilai Indonesia dan India memiliki banyak kesamaan, mulai dari sejarah kolonial hingga visi pembangunan jangka panjang. Karena itu, kedua negara dinilai memiliki ruang yang luas untuk saling berbagi pengalaman dan memperkuat kerja sama di berbagai sektor.
“Kami percaya India dan Indonesia memiliki masa lalu yang serupa, pengalaman kolonial yang serupa, pengalaman pembangunan yang serupa, dan kami harus berbagi pengetahuan serta keahlian demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kurang lebih itulah tujuan utama kami bekerja sama erat dengan Indonesia,” ucap Duta Besar India untuk Indonesia Sandeep Chakravorty, dalam jumpa pers di Jakarta, Jumat (3/7/2026).
1. Lima pilar jadi fokus kunjungan Modi

Dalam paparannya, Pemerintah India menyebut terdapat empat hingga lima pilar utama yang akan menjadi fokus pembahasan selama kunjungan Narendra Modi ke Indonesia. Pilar pertama adalah pertahanan dan keamanan. India menilai kedua negara merupakan tetangga maritim yang berbagi ruang laut yang sama sehingga kerja sama di sektor tersebut dinilai sangat penting.
“Akan ada pembahasan mengenai isu pertahanan dan keamanan. Kita berbagi ruang maritim yang sama, kita adalah tetangga maritim,” katanya.
Selain itu, perdagangan dan investasi juga menjadi agenda utama. India menyebut kedua negara sama-sama merupakan negara dengan aktivitas perdagangan yang besar sehingga peluang peningkatan investasi masih terbuka lebar.
2. Akan bahas hilirisasi hingga ketahanan pangan

Selain isu perdagangan, pembahasan juga akan mencakup ketahanan pangan, ketahanan energi, serta peluang kerja sama dalam proyek hilirisasi sumber daya alam dan mineral kritis. Pemerintah India juga menyoroti pentingnya penguatan kapasitas sumber daya manusia melalui kerja sama di bidang kesehatan dan pendidikan.
“Akan ada pembahasan mengenai ketahanan pangan, ketahanan energi, serta bekerja sama dengan Indonesia dalam proyek hilirisasi, mineral kritis, dan pengembangan kapasitas, baik di bidang kesehatan maupun pendidikan,” ujarnya.
Meski demikian, India belum mengungkap secara rinci bentuk kerja sama yang akan diumumkan selama kunjungan berlangsung. “Saya tidak akan mengumumkan rinciannya sekarang. Kita harus menghormati prosesnya dan semuanya akan diumumkan saat kunjungan berlangsung,” katanya.
3. India soroti pentingnya persatuan negara-negara global selatan

Pemerintah India juga menilai hubungan yang semakin erat antara New Delhi dan Jakarta memiliki arti penting dalam konteks geopolitik saat ini. Menurut mereka, sebagai dua negara berkembang besar yang tergabung dalam kelompok Global South, India dan Indonesia memiliki peran strategis untuk menunjukkan solidaritas di tengah tantangan global.
“Dalam konteks geopolitik saat ini, saya percaya hubungan yang lebih erat antara dua pemimpin Global South, dua negara berkembang yang besar dan penting, sangat esensial agar kita dapat menyampaikan pesan kepada dunia bahwa kita bersama dan bekerja untuk saling memperkuat,” ujarnya.
Pemerintah India berharap hasil kunjungan Modi nantinya akan memperlihatkan substansi nyata dari penguatan hubungan bilateral kedua negara.
“Saya meminta Anda semua untuk memperhatikan pengumuman yang akan disampaikan. Anda akan menemukan banyak substansi dalam hasil kunjungan tersebut dan itu akan menjadi bukti dari apa yang saya sampaikan,” katanya.


















