Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
TNI AD dan Warga Gotong Royong Bangun Jembatan Darurat di Burlah Aceh
Dok. Dinas Penerangan TNI AD

Intinya sih...

  • Akses vital warga dipulihkan lewat jembatan darurat yang menghubungkan beberapa desa terisolasi di Aceh Tengah.

  • Progres pembangunan mencapai 75 persen dan ditargetkan segera difungsikan untuk menekan dampak lanjutan bencana.

  • Gotong royong antara TNI AD dan masyarakat menjadi kunci pemulihan pascabencana, menunjukkan kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam situasi krisis.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Akses warga Desa Burlah, Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah, sempat terisolasi akibat tanah longsor dan banjir bandang. Menyikapi kondisi darurat itu, prajurit TNI Angkatan Darat (AD) bergerak cepat bersama masyarakat membangun jembatan darurat agar roda kehidupan warga kembali berjalan.

Langkah cepat ini dilakukan Satgas Penanggulangan Bencana Alam (Gulbencal) TNI AD, Sabtu (16/1/2026). Pembangunan jembatan darurat menjadi solusi sementara sekaligus krusial untuk memulihkan konektivitas antarwilayah yang terputus.

1. Akses vital warga dipulihkan lewat jembatan darurat

Dok. Dinas Penerangan TNI AD

Pengerjaan jembatan darurat melibatkan personel Kodim 0106/Aceh Tengah, Yonif TP 854/DK, serta Yon Zipur 6/Satya Digdaya. Jembatan tersebut menghubungkan Desa Burlah dengan sejumlah desa lain, seperti Kekuyang, Buge Ara, dan Bintang Pepara.

Keberadaan akses ini dinilai vital untuk menunjang mobilitas warga, distribusi logistik bantuan, layanan kesehatan, hingga aktivitas ekonomi masyarakat yang sempat terhenti akibat bencana.

2. Progres capai 75 persen, ditargetkan segera difungsikan

Dok. Dinas Penerangan TNI AD

Dengan dukungan alat berat, prajurit TNI AD memfokuskan pekerjaan pada percepatan konstruksi jembatan sekaligus pembukaan badan jalan darurat. Hingga kini, progres pembangunan dilaporkan telah mencapai sekitar 75 persen dan ditargetkan dapat segera difungsikan dalam waktu dekat.

Upaya ini dilakukan agar dampak lanjutan bencana dapat ditekan dan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi.

3. Gotong royong jadi kunci pemulihan pascabencana

Dok. Dinas Penerangan TNI AD

Tak hanya mengandalkan kekuatan personel, pembangunan jembatan darurat juga melibatkan partisipasi aktif warga setempat. Gotong royong antara TNI AD dan masyarakat menjadi cerminan kemanunggalan TNI dengan rakyat di tengah situasi krisis.

Kehadiran prajurit di lapangan sekaligus menegaskan komitmen TNI AD untuk selalu hadir sebagai garda terdepan dalam membantu percepatan pemulihan wilayah terdampak bencana.

Editorial Team