TNI Angkatan Laut (TNI AL) melalui Dinas Psikologi Angkatan Laut (Dispsial) bekerja sama dengan Kraton Yogyakarta untuk memperkuat sikap dan karakter keprajuritan Abdi Dalem prajurit Kraton (dok. Dispenal)
Saat ini, prajurit Kraton Yogyakarta terbagi ke dalam 13 bregada dengan filosofi dan tugas yang berbeda-beda. Keberagaman ini menjadi kekuatan budaya yang perlu ditopang dengan ketangguhan mental dan karakter individu yang kuat agar tetap relevan di tengah perubahan zaman.
Kepala Dinas Psikologi Angkatan Laut, Laksamana Pertama TNI Wisnu Agung Priambodo menyampaikan, penguatan karakter keprajuritan sejalan dengan jati diri Indonesia sebagai negara kepulauan dan bangsa maritim. Menurutnya, kekuatan bangsa tidak hanya ditentukan oleh kemampuan fisik, tetapi juga ketangguhan mental dan karakter sumber daya manusia.
"Nilai-nilai keprajuritan yang hidup dalam lingkungan budaya seperti Kraton Yogyakarta menjadi fondasi penting dalam menumbuhkan kesadaran dan kecintaan terhadap budaya maritim bangsa," ujarnya.