Jakarta, IDN Times - Anggota Komisi I DPR RI Amelia Anggraini turut menyoroti peningkatan siaga satu yang kini diterapkan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, menyusul eskalasi di kawasan Timur Tengah yang semakin memburuk. Peningkatan siaga satu itu dinilai tindakan pencegahan dini dalam manajemen keamanan negara.
Amelia menambahkan, konflik Timur Tengah sering memiliki efek domino besar, baik terhadap stabilitas ekonomi global, jalur energi, maupun potensi dinamika keamanan domestik. Oleh karena itu, kesiapsiagaan militer menjadi langkah preventif yang logis.
"Saya ingin menegaskan disini, bahwa peningkatan status siaga tidak serta-merta berarti Indonesia berada dalam kondisi darurat keamanan," kata Amelia kepada wartawan, Senin (9/3/2026).
Ia meyakini, peningkatan siaga satu lebih tepat dipahami sebagai mekanisme kesiapsiagaan strategis agar negara mampu merespons cepat berbagai kemungkinan dampak dari konflik internasional yang sedang berkembang.
