Jakarta, IDN Times – Gerakan Nurani Bangsa menuntut aparat Kepolisian Republik Indonesia mengusut tuntas peristiwa penyerangan terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus.
"Menangkap pelaku dan memproses hukum agar korban memperoleh keadilan serta tidak membiarkan impunitas terjadi," tegas Gerakan Nurani Bangsa dalam keterangan, Jumat (13/3/2026).
