Jakarta, IDN Times - Menteri Sosial Syaifullah Yusuf mengakui masih banyak keluarga yang membutuhkan bantuan dan perlindungan sosial, namun tidak terdata di Kementerian Sosial. Termasuk orangtua YB, anak 10 tahun di Kabupaten Nduga, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang mengakhiri hidup karena tidak bisa membeli buku dan pena.
"Ini pembelajaran buat kita semua. Bahwa masih ada keluarga-keluarga yang memerlukan perlindungan sosial tapi belum terdata. Atau kalau sudah terdata tapi belum mendapatkan bantuan-bantuan pemerintah. Orang tuanya Yohanes dalam catatan kami belum pernah menerima bansos," ucap Gus Ipul di Gedung Kemensos, Kamis (5/1/2026).
