Seorang sukarelawan meletakkan bendera Amerika mewakili beberapa dari 200.000 nyawa yang hilang di Amerika Serikat dalam pandemi penyakit virus korona (COVID-19) di National Mall, Washington, Amerika Serikat, Selasa (22/9/2020) (ANTARA FOTO/REUTERS/Joshua Roberts)
Amerika Serikat (AS) adalah negara yang memiliki jumlah kasus terbanyak, yaitu 18.640.914 kasus. Sementara total kematian akibat COVID-19 di AS mencapai 330.171 dan total pasien sembuh saat ini sebanyak 10.907.904 orang.
Akibat pesatnya pertumbuhan kasus baru di AS tiap harinya, sejumlah negara bagian mulai memberlakukan kembali pembatasan yang ketat untuk mencegah penularan.
Salah satu wilayah yang menerapkan aturan pembatasan ketat adalah Massachusetts. Gubernur Massachusetts Charlie Baker pada hari Selasa mengumumkan pembatasan kapasitas pekerja untuk bisnis di seluruh negara bagian, dan menurunkan batas untuk pertemuan di dalam dan luar ruangan.
“Mulai Sabtu, bisnis di sebagian besar industri perlu membatasi kapasitas mereka hingga 25 persen,” kata Baker, seperti dikutip dari CNN.
“Selain itu, pertemuan di dalam ruangan sekarang dibatasi hingga 10 orang dan pertemuan di luar ruangan hingga 25 orang,” tambah Baker.
Langkah itu diambil karena wilayah tersebut terus melaporkan lonjakan kasus COVID-19. Menurut Baker, negara bagian itu memiliki 3.760 kasus baru dan 1.991 orang dirawat di rumah sakit.