Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Usai Sepatu Siswa, Kemensos Anggarkan Sepatu Guru Sekolah Rakyat Rp5 M
Mensos Gus Ipul dan Gubernur Khofifah pasang sepatu untuk calon murid Sekolah Rakyat (BIROHUMASPROVJATIM)
  • Kementerian Sosial mengalokasikan Rp5,57 miliar untuk pengadaan sepatu dinas bagi 3.979 guru Sekolah Rakyat pada tahun anggaran 2026 dengan harga Rp700 ribu per pasang.
  • Proses pengadaan berlangsung sepanjang 2026 melalui metode e-purchasing dan bersumber dari APBN, namun dokumen belum mencantumkan rincian spesifikasi teknis sepatu secara jelas.
  • Sebelumnya, Kemensos juga mendapat sorotan karena menganggarkan Rp27 miliar untuk sepatu siswa Sekolah Rakyat; Menteri Sosial menegaskan semua proses sesuai mekanisme resmi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Tahun anggaran 2026

Kementerian Sosial mengalokasikan anggaran Rp5,57 miliar untuk pengadaan sepatu dinas guru sekolah rakyat. Pengadaan ini mencakup 7.958 pasang sepatu bagi 3.979 guru.

Januari 2026

Pemilihan penyedia untuk pengadaan sepatu dinas guru direncanakan dimulai pada bulan ini sebagai bagian dari proses tahun anggaran 2026.

Desember 2026

Pelaksanaan kontrak pengadaan sepatu dinas guru dijadwalkan selesai pada bulan ini, menandai akhir periode pelaksanaan proyek.

29 April 2026

Menteri Sosial Syaifullah Yusuf menanggapi sorotan publik terkait anggaran Rp27 miliar untuk sepatu siswa Sekolah Rakyat dan menegaskan bahwa seluruh proses penganggaran mengikuti mekanisme yang berlaku.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Kementerian Sosial mengalokasikan anggaran sebesar Rp5,57 miliar untuk pengadaan sepatu dinas bagi guru Sekolah Rakyat pada tahun anggaran 2026.
  • Who?
    Kementerian Sosial melalui Sekretariat Jenderal menjadi pelaksana program, dengan Menteri Sosial Syaifullah Yusuf memberikan penjelasan terkait rencana penganggaran tersebut.
  • Where?
    Program ini tercatat dalam Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan dan diumumkan di Jakarta, dengan pelaksanaan ditujukan bagi guru Sekolah Rakyat di berbagai wilayah.
  • When?
    Proses pengadaan direncanakan berlangsung sepanjang tahun 2026, dimulai Januari hingga Desember, menggunakan dana dari APBN tahun yang sama.
  • Why?
    Anggaran disiapkan untuk memenuhi kebutuhan perlengkapan dinas guru serta mendukung kegiatan belajar mengajar di lingkungan Sekolah Rakyat.
  • How?
    Pengadaan dilakukan melalui metode e-purchasing dengan total 7.958 pasang sepatu seharga Rp700 ribu per pasang, diperuntukkan bagi usaha kecil atau koperasi dalam negeri.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Kemensos mau beli sepatu buat guru sekolah rakyat. Uangnya banyak banget, lima miliar lebih. Katanya nanti tahun 2026 baru dibeli. Setiap guru bakal dapat dua pasang sepatu dinas. Dulu juga ada uang besar buat beli sepatu murid. Menteri bilang semua sudah direncanakan dan harus dijaga bareng-bareng biar baik.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Pengalokasian anggaran sepatu dinas bagi guru sekolah rakyat menunjukkan perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan tenaga pendidik, sejajar dengan dukungan yang sebelumnya diberikan kepada siswa. Melalui mekanisme e-purchasing dan penetapan produk dalam negeri bagi pelaku usaha kecil atau koperasi, program ini juga membuka peluang pemberdayaan ekonomi lokal sambil memperkuat tata kelola pengadaan yang terencana sepanjang tahun anggaran 2026.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times — Tak hanya sepatu sekolah untuk siswa sekolah rakyat, Kementerian Sosial juga mengalokasikan anggaran jumbo sebesar Rp5,57 miliar untuk pengadaan sepatu dinas guru pada tahun anggaran 2026.

Dalam penelusuran IDN Times, dalam Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan terdapat paket pengadaan dengan kode RUP 64513751 itu tercatat berada di bawah Sekretariat Jenderal dengan metode e-purchasing.

1. Sepatu dinas dengan harga Rp700 ribu per pasang

Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, meninjau pembangunan Sekolah Rakyat permanen di Kedung Cowek, Kecamatan Bulak, Kota Surabaya, pada Minggu (3/5/2026) (IDN Times/Ilman Nafi'an)

Berdasarkan dokumen paket, pengadaan tersebut mencakup sepatu dinas untuk 3.979 guru dengan total kebutuhan mencapai 7.958 pasang. Setiap pasang sepatu dipatok dengan harga satuan Rp700 ribu, sehingga total pagu anggaran mencapai Rp5.570.600.000.

Dalam rincian pekerjaan, spesifikasi yang dicantumkan masih bersifat umum, yakni hanya menyebut “sepatu dinas guru” tanpa penjelasan lebih lanjut terkait jenis, bahan, standar kualitas, maupun merek yang akan digunakan. Pengadaan ini juga ditandai sebagai produk dalam negeri serta diperuntukkan bagi pelaku usaha kecil atau koperasi.

2. Pengadaan tahun 2026

Sistem Informasi Rencana Umum Kemensos /tangkapan layar SiRUP

Seluruh proses pengadaan direncanakan berlangsung sepanjang tahun 2026, dimulai dari pemilihan penyedia pada Januari hingga pelaksanaan kontrak yang dijadwalkan selesai pada Desember 2026. Sumber pendanaan berasal dari APBN 2026.

Meski demikian, tidak adanya rincian spesifikasi teknis dalam dokumen tersebut berpotensi menimbulkan pertanyaan terkait transparansi dan akuntabilitas pengadaan, khususnya dalam memastikan kualitas barang yang diterima para guru serta kewajaran harga satuan yang ditetapkan.

3. Anggarkan sepatu sekolah rakyat Rp27 miliar

Anggaran pengadaan Sekolah Rakyat/ data.inaproc

Sebelumnya Kemensos jadi sorotan karena menganggarkan pengadaan sepatu untuk siswa Sekolah Rakyat capai Rp27 miliar.

Menteri Sosial Syaifullah Yusuf merespons sorotan terkait anggaran pengadaan sepatu untuk siswa Sekolah Rakyat yang mencapai Rp27 miliar pada tahun anggaran 2026. Ia menegaskan bahwa seluruh proses penganggaran di lingkungan Kementerian Sosial telah direncanakan sesuai mekanisme yang berlaku.

“Iya, untuk penganggaran nanti detailnya bisa dikonfirmasi lebih lanjut ya. Semua penganggaran di lingkungan Kementerian Sosial, khususnya Sekolah Rakyat, telah direncanakan. Pelaksanaannya harus dikawal bersama-sama, dilihat secara bersama-sama,” ujar Gus Ipul saat menjawab pertanyaan IDN Times, di Gedung PM, Rabu (29/4/2026)

Ia menambahkan bahwa anggaran tersebut pada dasarnya dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan siswa secara menyeluruh, termasuk kebutuhan dasar dalam menunjang kegiatan belajar.

“Pada dasarnya penganggaran kita semua untuk siswa. Semua untuk siswa. Untuk harga, tentu ya itu nanti kan alokasinya,” katanya.

Editorial Team