Jakarta, IDN Times - Wakil Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Mugiyanto buka suara soal tersebarnya foto hasil editan olahan artificial intelligence (AI) terduga pelaku penyiraman air keras Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus.
Menurut Mugiyanto memang sekarang penggunaan teknologi AI sudah canggih, namun penyidikan resmi dari aparat penegak hukum harus dikedepankan.
"Kementerian HAM juga memberikan apresiasi kepada masyarakat yang turut membantu tugas kepolisian dalam berpartisiapsi mengungkap identitas pelaku berdasar video yang tertangkap dalam CCTV. Namun dalam era dimana teknologi akal imitasi (AI) semakin canggih, kita semua harus tetap mengacu pada hasil penyelidikan resmi oleh aparat penegak hukum, dalam hal ini kepolisian," kata dia kepada IDN Times, dikutip Rabu (18/3/2026).
