Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Warganet Bongkar Cuitan Prabowo Tahun 2013, Singgung RI Salah Urus
Presiden Prabowo Subianto (Youtube.com/Sekretariat Presiden)
  • Warganet mengungkit cuitan lama Prabowo tahun 2013 yang menyoroti salah urus ekonomi, lalu membandingkannya dengan kondisi ekonomi saat ia menjabat sebagai presiden.
  • Prabowo menanggapi kritik soal pelemahan rupiah dengan menyebut sebagian pandangan publik terlalu berlebihan dan menegaskan situasi ekonomi nasional masih terkendali.
  • Dalam pidatonya di Nganjuk, Prabowo menilai rakyat desa tidak terdampak langsung fluktuasi dolar karena aktivitas ekonomi mereka berbasis kebutuhan lokal seperti pangan dan energi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Warganet membongkar cuitan lama Presiden Prabowo Subianto pada tahun 2013. Ketika itu, Prabowo menyinggung mengenai kondisi ekonomi yang menurun dan dianggap salah urus oleh pemerintah yang berkuasa saat itu.

Mulanya, Prabowo melalui akun Twitter @prabowo08 menyapa warganet, pada 11 Desember 2013. "Selamat malam, sahabat Twitter. Apa kabar?" tulis Prabowo.

Cuitan itu kemudian direspons oleh akun @DavidEfendhi dengan bertanya mengenai kondisi ekonomi yang dianggapnya rapuh pada Desember 2013.

"slmat malam jg pak,. ternyata ekonomi indonesia itu rapuh pak, solusi termudahnya apa pak," tanya @DavidEfendhi.

Prabowo kemudian merespons kondisi rupiah di Desember 2013 adalah bukti ekonomi bangsa diurus oleh orang yang salah.

"Kondisi rupiah saat ini adalah bukti ekonomi bangsa telah salah urus bung @DavidEfendhi. Hampir semua nilai tambah, dinikmati bangsa asing," kata Prabowo.

Akun Twitter Prabowo yang dulu bernama @prabowo08 kini sudah berubah menjadi @prabowo.

1 .Warganet ramai-ramai pertanyakan kondisi terkini

Ilustrasi media sosial (/IDN Times/Sukma Shakti)

Warganet kemudian ramai-ramai mempertanyakan kondisi terkini di masa pemerintahan Presiden Prabowo. Ada juga yang menyebut, kritik yang pernah disampaikan Prabowo, kini berbalik ke arahnya.

"Komentar prabowo sebelum jadi presiden, sama kayak komentar pendukung jokowi yg hujat2 prabowo saat prabowo jadi lawan. Mereka hidup menghadapi kritik yg mereka buat sendiri," tulis @HentikanBuzzeRp.

Ada juga yang merasa heran, Prabowo selalu menyalahkan asing sebagai penyebab buruknya kondisi ekonomi Indonesia.

"Solusi paling mudah nya salahin asing.....udah gitu aja?? Salah urus nya di jaman siapa pak @prabowo ??? Jokowi? Kan ente sendiri yg teriak hiduuuuup jokowiiiiiii... hiduuuuup jokowiiiiiii...." kata @wawanhermaxxx.

2. Prabowo respons kritik nilai tukar rupiah melemah

Prabowo di acara peresmian Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah di Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). (IDN Times/M Ilman Nafi'an)

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto merespons kritik terkait melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat yang terus terjadi. Pada Senin (18/5/2026) per pukul 11.36 WIB, kurs rupiah sudah menyentuh level Rp17.675,5 per dolar AS.

Prabowo menilai, sebagian pandangan publik terlalu berlebihan dalam membaca kondisi ekonomi nasional. Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat menghadiri peresmian Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah di Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026).

Dalam sambutannya, Prabowo menyinggung adanya anggapan Indonesia berada dalam kondisi kritis akibat tekanan ekonomi global dan fluktuasi nilai tukar.

"Sekarang ada yang selalu entah apa, saya gak mengerti, sebentar-sebentar Indonesia akan collapse, akan chaos akan apa, ya kan rupiah begini, rupiah begini, dolar begini," ujar Prabowo saat peresmian Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah di Nganjuk, Sabtu (16/5/2026).

3. Prabowo sebut rakyat desa tak pakai dolar

Prabowo peresmian Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah di Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). (IDN Times/M Ilman Nafi'an)

Prabowo kemudian menegaskan, kondisi ekonomi Indonesia masih berada dalam keadaan stabil, terutama jika dilihat dari aktivitas masyarakat di tingkat akar rumput.

Menurutnya, masyarakat di pedesaan tidak bergantung pada dolar Amerika Serikat dalam kehidupan sehari-hari.

"Orang, rakyat di desa gak pake dolar kok, ya kan pangan aman energi aman ya banyak negara panik, Indonesia masih oke," ucap Prabowo.

Editorial Team