Jakarta, IDN Times - Sedikitnya 37 penambang tewas akibat keracunan karbon monoksida di Nigeria tengah. Insiden ini terjadi di sebuah lubang tambang di Kampani, sebuah komunitas di wilayah Wase, negara bagian Plateau, pada Rabu (19/2/2026) pagi.
Menteri Pengembangan Mineral Padat Nigeria, Dele Alake, mengatakan bahwa lokasi itu merupakan bekas tambang timbal yang telah ditinggalkan dan menyimpan mineral yang rentan melepaskan gas beracun. Menurut penjelasannya, warga desa yang tidak menyadari sifat beracun dari emisi tersebut memasuki terowongan untuk mengekstraksi mineral, lalu menghirup gas berbahaya itu.
