Jakarta, IDN Times - Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, menegur Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir yang dikenal sayap kanan, usai video perlakuan terhadap aktivis Global Sumud Flotilla viral di media sosial.
Dalam video yang diunggah Ben-Gvir di platform X, dia melakukan pelecehan verbal ke sejumlah aktivis yang tangannya diikat dan diminta bersujud. Para aktivis itu ditangkap tentara Israel saat menjalankan misi kemanusiaan menuju Gaza.
Video tersebut memicu kritik, termasuk dari internal pemerintahan Israel sendiri. Netanyahu menegaskan, Israel berhak mencegah armada flotila masuk ke wilayahnya, tetapi cara penanganan para aktivis dinilai tidak sesuai.
“Israel memiliki hak penuh untuk mencegah flotila provokatif pendukung teroris Hamas memasuki wilayah perairan kami dan mencapai Gaza. Cara Menteri Ben Gvir menangani para aktivis flotila tidak sejalan dengan nilai dan norma Israel,” kata Netanyahu, lewat akun @IsraeliPM, Kamis (21/5/2026).
Netanyahu mengatakan, dirinya telah meminta otoritas terkait segera mendeportasi para aktivis tersebut.
“Saya telah menginstruksikan otoritas terkait untuk mendeportasi para provokator secepat mungkin,” ujarnya.
