ilustrasi pemilihan umum (unsplash.com/ Element5 Digital)
Hasil perhitungan suara riil ternyata sejalan dengan prediksi awal dua lembaga survei yang menempatkan Seguro pada kisaran kemenangan 67 hingga 73 persen. Angka kemenangan ini jauh melampaui Ventura yang sebelumnya diprediksi hanya mampu meraup 27 sampai 33 persen suara pemilih.
Seguro menyambut hasil pemungutan suara dengan penuh emosi dan menyebutnya sebagai bukti keteguhan rakyat Portugal.
“Jawaban yang diberikan rakyat Portugis hari ini, komitmen mereka terhadap kebebasan, demokrasi, dan masa depan negara kita, membuat saya terharu dan bangga,” ujar Seguro, dilansir The Guardian.
Meskipun menderita kekalahan telak, perolehan 34 persen suara bagi Ventura menunjukkan peningkatan basis dukungan yang cukup drastis. Angka itu jauh lebih tinggi dibandingkan capaian partainya, Chega, pada pemilihan umum tahun lalu yang hanya mencapai angka 22,8 persen. Partai tersebut kini telah mengukuhkan diri sebagai kekuatan politik terbesar kedua di parlemen Portugal.
Ventura mengakui hasil pemilihan, tetapi melontarkan kritik terhadap lanskap politik yang dihadapinya. Ia mengklaim bahwa seluruh kekuatan politik dari kiri hingga kanan telah bersatu untuk menjegalnya menuju kursi kepresidenan. Mantan komentator sepak bola itu berjanji akan terus memimpin oposisi sayap kanan dengan gaya konfrontatif yang selama ini menjadi ciri khasnya.