Jakarta, IDN Times - Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman, mengatakan Riyadh tidak akan mengizinkan wilayah udara maupun teritorinya digunakan untuk tindakan militer apa pun terhadap Iran. Hal ini disampaikannya dalam percakapan telepon dengan Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, pada Selasa (27/1/2026), menyusul meningkatnya ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat (AS).
"Pangeran Mohammed bin Salman juga menegaskan dukungan negaranya terhadap setiap upaya yang dapat menyelesaikan perbedaan melalui dialog untuk memperkuat keamanan dan stabilitas di kawasan," demikian laporan Saudi Press Agency (SPA).
Beberapa hari sebelumnya, Uni Emirat Arab (UEA) juga mengeluarkan pernyataan serupa, yang menolak mengizinkan wilayah udara atau perairannya digunakan untuk tindakan militer terhadap Iran.
