Jakarta, IDN Times - Upaya menghentikan konflik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran memasuki fase krusial setelah kedua pihak bersama sejumlah mediator regional membahas kemungkinan gencatan senjata selama 45 hari.
Menurut laporan media Israel, Axios, pembahasan tersebut menjadi salah satu peluang terakhir untuk meredakan konflik yang terus memanas sejak serangan dimulai pada akhir Februari lalu.
Meski demikian, peluang tercapainya kesepakatan dalam waktu dekat dinilai masih kecil. Dalam laporan tersebut disebutkan bahwa kemungkinan tercapai kesepakatan parsial dalam 48 jam ke depan tergolong tipis.
Di tengah negosiasi yang berjalan, ancaman eskalasi besar tetap membayangi. Jika pembicaraan gagal, konflik berpotensi meluas dengan serangan terhadap infrastruktur sipil di Iran serta aksi balasan terhadap fasilitas energi dan air di negara-negara Teluk.
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengatakan, dia menambah tekanan dalam proses negosiasi. Trump mengungkapkan pembicaraan masih berlangsung intensif dan membuka peluang tercapainya kesepakatan, tetapi hal tersebut dibantah Iran.
“Kami sedang melakukan negosiasi yang mendalam, ada peluang yang baik, tetapi jika mereka tidak membuat kesepakatan, saya akan menghancurkan semuanya di sana,” kata Trump, dilansir dari TRT World, Senin (6/4/2026).
