Jakarta, IDN Times - Pasukan Amerika Serikat (AS) dilaporkan mulai memasang ranjau darat di wilayah selatan Iran, tepatnya di pinggiran Kota Shiraz. Langkah ini merupakan salah satu upaya AS untuk berperang melawan negara mayoritas Islam Syiah tersebut.
Menurut penyelidik senjata Amnesti Internasional, Brian Castner, ranjau-ranjau tersebut bertujuan untuk menghancurkan tank-tank yang lewat di wilayah Shiraz. Meski dipasang untuk menghancurkan kendaraan perang, Castner mengatakan, ranjau-ranjau tersebut tetap berbahaya bagi warga sipil. Sebab, mereka bisa saja terkena ledakan ranjau karena tidak sengaja menginjaknya.
“Meskipun ranjau darat ini dimaksudkan untuk menargetkan kendaraan lapis baja, ranjau ini tetap bisa sangat berbahaya bagi warga sipil,” kata Castner, kepada The Washington Post pada Jumat (27/3/2026), seperti dilansir Jerusalem Post, Sabtu (28/3/2026).
