Jakarta, IDN Times - Pasukan angkatan laut Amerika Serikat dilaporkan telah menyerang kapal tanker minyak milik Iran yang mencoba melanggar blokade Selat Hormuz. Kabar tersebut disampaikan langsung oleh Komando Pasukan AS (CENTCOM) pada Rabu (6/5/2026).
Sebelum melakukan serangan, CENTCOM menjelaskan, angkatan laut AS sudah merilis peringatan kepada kapal Iran untuk segera menjauh dari Selat Hormuz. Namun, peringatan tersebut diabaikan. Oleh karena itu, angkatan laut AS, dengan bantuan jet tempur F/A-18 Super Hornet, langsung melakukan serangan rudal berukuran 20 milimeter ke kapal tersebut.
