Jakarta, IDN Times – Amerika Serikat (AS) menaikkan kehadiran militernya di Timur Tengah ke tingkat tertinggi dalam dua dekade lewat masuknya USS George H.W. Bush ke wilayah operasi Komando Sentral AS (CENTCOM) pada Kamis (23/4/2026). Kapal induk sepanjang 1.092 kaki itu dikerahkan untuk mempertebal blokade maritim terhadap Iran di tengah konflik yang sudah memasuki pekan kesembilan.
USS George H.W. Bush melengkapi dua kapal induk yang telah lebih dulu siaga, yakni USS Gerald R. Ford dan USS Abraham Lincoln. Pengerahan tiga gugus tempur itu disebut menjadi bagian tekanan Washington dalam perebutan pengaruh di Selat Hormuz, sementara Presiden AS Donald Trump di Gedung Putih menegaskan ia tak ingin terburu-buru dalam mengambil langkah perdamaian.
