Jakarta, IDN Times - Australia mengatakan sedang mempertimbangkan untuk memberikan bantuan militer kepada negara-negara Timur Tengah yang terdampak serangan balasan Iran. Namun, negara itu menegaskan tidak akan mengerahkan pasukannya dalam perang tersebut.
Ketegangan di Timur Tengah meningkat sejak Amerika Serikat (AS) dan Israel melancarkan serangan besar-besaran terhadap Iran pada 28 Februari, yang sejauh ini telah menewaskan lebih dari 1.000 orang, termasuk pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei, Teheran membalas dengan menembakkan rudal dan drone ke Israel serta pangkalan militer dan fasilitas diplomatik AS di negara-negara tetangganya, termasuk Uni Emirat Arab (UEA), Bahrain dan Qatar.
“Banyak negara yang tidak terlibat telah diserang oleh Iran melalui aksi ini. Sebagai konsekuensinya, wajar jika kami diminta memberikan bantuan, dan kami akan menanganinya dengan seksama," kata Menteri Luar Negeri Australia, Penny Wong, kepada ABC pada Minggu (8/3/2026).
