Jakarta, IDN Times - Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese, menegaskan bahwa pemerintah tidak akan memberikan bantuan atau repatriasi terhadap 34 warga negaranya yang saat ini berusaha keluar dari kamp penahanan di Suriah. Kelompok yang terdiri dari 11 perempuan dan 23 anak-anak tersebut memiliki hubungan dengan kelompok militan ISIS.
Albanese menolak berkomentar mengenai laporan bahwa para perempuan dan anak-anak tersebut memiliki paspor Australia. Ia menekankan bahwa pemerintah federal tidak terlibat dalam upaya kepulangan mereka.
"Jika anda menabur benih, anda harus menanggung konsekuensinya," kata Albanese kepada ABC News pada Selasa (17/2/2026), merujuk pada keputusan para perempuan tersebut untuk bergabung dengan kekhalifahan ISIS di masa lalu.
