Jakarta, IDN Times - Australia telah membatalkan visa influencer media sosial Inggris-Israel, Sammy Yahood, hanya beberapa jam sebelum ia dijadwalkan terbang ke Australia untuk menghadiri acara di Sydney dan Melbourne.
Pembatalan tersebut diperintahkan oleh Menteri Dalam Negeri Australia, Tony Burke. Ia mengatakan bahwa menyebarkan kebencian bukanlah alasan yang baik untuk datang.
"Jika seseorang ingin datang ke Australia, mereka harus mengajukan visa yang tepat dan datang dengan alasan yang tepat," kata Burke kepada Guardian dalam sebuah pernyataan pada Senin (26/1/2026).
