Jakarta, IDN Times - Pemerintah Bahrain dilaporkan telah menangkap 41 orang yang menjadi anggota Korps Garda Revolusi (IRGC) Iran. Kabar tersebut disampaikan oleh Kementerian Dalam Negeri Bahrain pada Sabtu (9/5/2026).
Menurut Kementerian Dalam Negeri Bahrain, 41 orang tadi berperan sebagai anggota utama IRGC yang ditugaskan di Bahrain. Mereka bertugas untuk melakukan spionase terhadap entitas asing dan menggalang simpati masyarakat global untuk Iran yang diserang Amerika Serikat dan Israel.
"Investigasi terus dilakukan untuk mengambil tindakan yang diperlukan terhadap siapa pun yang terbukti terlibat dalam kegiatan organisasi ini (IRGC) dan telah melakukan tindakan ilegal," kata Kementerian Dalam Negeri Bahrain dalam pernyataannya di X yang dikutip Jerusalem Post.
