Jakarta, IDN Times - Awal 2026 menjadi periode kelam bagi stabilitas nasional Iran. Gelombang protes yang bermula dari krisis ekonomi, kini berubah menjadi bentrokan berdarah di jantung ibu kota Iran, Teheran.
Ketegangan mencapai puncaknya pekan ini ketika aparat keamanan terlibat konfrontasi fisik dengan ribuan demonstran di kawasan bersejarah Grand Bazaar. Situasi semakin rumit dengan adanya peringatan keras dari pejabat Iran kepada Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, terkait isu intervensi asing.
