Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi ikan hiu (unsplash.com/Gerald Schömbs)
ilustrasi ikan hiu (unsplash.com/Gerald Schömbs)

Intinya sih...

  • Korban kehilangan banyak darah dan nyawanya tak berhasil diselamatkan

  • Pantai-pantai di Pernambuco telah diberi peringatan bahaya hiu, dan program pemantauan hiu akan diaktifkan kembali

  • Selain Brasil, serangan hiu juga terjadi di Australia dan Amerika Serikat, menelan korban jiwa

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Seorang anak laki-laki berusia 13 tahun tewas setelah diserang seekor hiu di pantai pesisir timur Brasil. Insiden tersebut terjadi di lepas Pantai Chifre, kawasan wisata populer di negara bagian Pernambuco, pada Kamis (29/1/2026).

Korban, yang diidentifikasi bernama Deivson Rocha Dantas, sedang berenang dengan teman-temannya ketika seekor hiu muncul dan menyerangnya dari belakang. Hewan tersebut menggigit korban di bagian paha kanan sebelum seorang saksi menariknya keluar dari air dan berupaya memberikan pertolongan pertama, dikutip dari Daily Mail.

1. Korban kehilangan banyak darah

Dilansir dari CBS News, Komite Negara untuk Pemantauan Insiden Hiu (CEMIT) mengatakan bahwa korban sempat dilarikan ke rumah sakit, tapi sayangnya nyawanya tak berhasil diselamatkan.

Levy Dalton, dokter yang merawat korban, mengatakan bahwa bocah tersebut mengalami henti jantung dan pernapasan. Ia juga kehilangan banyak darah karena gigitan hiu mengenai area yang memiliki banyak pembuluh arteri.

"Ini adalah sebuah tragedi, dan kami, seluruh tim rumah sakit, menyampaikan belasungkawa kepada keluarga dan teman-temannya. Namun, sayangnya, kami tidak dapat berbuat banyak untuk menolongnya," kata Dalton.

2. Tanda peringatan bahaya hiu telah dipasang di pantai-pantai Pernambuco

Dilansir dari The Straits Times, pihak berwenang mengatakan bahwa puluhan pantai di sepanjang pesisir Pernambuco telah diberi peringatan bahaya hiu. Pantai Chifre juga telah memasang empat rambu peringatan serupa bagi para pengunjung.

Sementara itu, CEMIT menyatakan akan meningkatkan pemantauan hiu usai tragedi baru-baru ini, dan mengaktifkan kembali program untuk melacak hiu menggunakan mikrocip yang sempat dihentikan.

Menurut CEMIT, lebih dari 80 serangan hiu tercatat di Pernambuco sejak 1992. Sebanyak 26 di antaranya berujung fatal, tidak termasuk korban yang tewas pada Kamis.

3. Bocah 12 tahun juga tewas akibat serangan hiu di Australia

Pekan lalu, pantai-pantai di Sydney, Australia, ditutup sementara menyusul empat serangan hiu yang terjadi dalam kurun waktu 48 jam. Salah satu korban, seorang anak laki-laki berusia 12 tahun, meninggal setelah sepekan dirawat di rumah sakit akibat digigit hiu.

Awal bulan ini, seorang perempuan berusia 56 tahun dari Minnesota juga meninggal dunia akibat serangan hiu di kepulauan Virgin, Amerika Serikat (AS). Ia dilaporkan kehilangan lengannya akibat serangan itu.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Topics

Editorial Team