Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Bocah 12 Tahun Diserang Hiu saat Renang di Pantai Australia

Ikan hiu sedang berenang di air.
potret ikan hiu (pexels.com/Vova Kras)
Intinya sih...
  • Korban selamat berkat ditolong rekan-rekannya
  • Perdana Menteri New South Wales mengapresiasi rekan korban
  • Bocah lain juga digigit hiu di Pantai Dee Why
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Seorang bocah di Australia berusia 12 tahun dilaporkan dalam kondisi kritis usai diserang hiu saat berenang di Shark Beach, Sydney, New South Wales, pada Minggu (18/1/2026) waktu setempat. Ia kini sedang mendapat perawatan intensif di rumah sakit.

Menurut keterangan polisi, anak tersebut kemungkinan diserang oleh Hiu Banteng, salah satu spesies hiu paling ganas di dunia. Serangan tersebut membuat korban mengalami luka serius di kedua kakinya dengan robekan sepanjang 15 centimeter.  

“Saat polisi tiba, pemandangannya sangat mengerikan. Kami yakin itu adalah sesuatu seperti Hiu Banteng yang menyerang tungkai bawah anak laki-laki itu kemarin,” kata Komandan Komando Area Kelautan Kepolisian New South Wales, Inspektur Joseph McNulty, dalam konferensi pers pada Senin (19/1/2026) dilansir CNN.

1. Korban selamat berkat ditolong rekan-rekannya

Mobil ambulans sedang terparkir di pinggir jalan.
ilustrasi gawat darurat (pexels.com/RDNE Stock project)

Joseph McNulty menambahkan, korban bisa selamat berkat ditolong rekan-rekannya yang juga sedang berenang. Mereka langsung menarik korban yang pingsan usai digigit hiu dan mengikat kakinya menggunakan perban guna menyetop pendarahan. Selain itu, mereka juga melakukan tindakan resusitasi untuk menjaga korban tetap bernapas.

Jika tidak diselamatkan oleh rekannya, korban boleh jadi tewas di tempat karena luka yang cukup parah. Sebab, hiu yang menyerang punya ukuran cukup besar dan tenaga yang kuat.

"Tindakan rekan-rekannya sungguh berani. (Itu adalah) upaya penyelamatan yang gagah berani. Cedera yang sangat mengerikan untuk dilihat oleh anak-anak itu. Namun, kurasa itulah persahabatan," ujar McNulty dilansir BBC.

2. Perdana Menteri New South Wales mengapresiasi rekan korban

Perdana Menteri New South Wales, Chris Minns, sedang berbicara.
potret Perdana Menteri New South Wales, Chris Minns (flickr.com/idontweargoggles via commons.wikimedia.org/Phil Desveaux)

Selain dari Joseph McNulty, para penyelamat juga mendapatkan apresiasi penuh dari Perdana Menteri New South Wales, Chris Minns. Ia menganggap mereka sebagai pahlawan karena sudah menyelamatkan nyawa orang yang dalam bahaya.

"Aku hanya ingin menyampaikan apresiasi kepada para pemuda yang berada di dalam air yang menyelamatkan pemuda itu. Mereka melakukan segala yang mungkin untuk menyelamatkan nyawanya. Itu adalah tindakan yang berani," kata Minns.  

3. Bocah lain juga digigit hiu di Pantai Dee Why

Pantai pasir putih.
potret pantai pasir putih (pexels.com/Lucca Mezzacappa)

Peristiwa serupa juga terjadi di Pantai Dee Why pada Senin (19/1/2026) waktu setempat. Seekor hiu dilaporkan menyerang seorang bocah berusia 11 tahun yang sedang bermain di sana.

Beruntungnya, bocah tersebut tidak mengalami luka serius. Sebab, menurut keterangan Dewan Pantai Utara Australia, hiu itu hanya menggigit papan selancarnya.

Menurut keterangan otoritas setempat, serangan hiu ini disebabkan oleh musim hujan di Australia. Hujan yang turun membawa nutrisi dari sungai ke pantai. Ini memancing hiu untuk datang ke area tersebut.

Di sisi lain, Negeri Kangguru memang sering mengalami serangan hiu. Tercatat, ada sekitar 20 kasus serangan hiu yang terjadi setiap tahun. Dari rentetan kasus tersebut, 2 sampai 3 kasus di antaranya memakan korban jiwa.

Pada November 2025 lalu, misalnya, dua turis asal Swiss digigit hiu di Crowdy Bay, Australia bagian timur. Serangan tersebut menewaskan seorang wanita berusia sekitar 20 tahun.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Sonya Michaella
EditorSonya Michaella
Follow Us

Latest in News

See More

Tanggul Citarum Jebol, Pemukiman di Muaragembong Bekasi Banjir

20 Jan 2026, 12:19 WIBNews