Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Brasil Hujan Lebat, 6 Orang Tewas dan Ribuan Warga Mengungsi
ilustrasi banjir (unsplash.com/Art Institute of Chicago)
  • Hujan lebat di Pernambuco dan Paraiba menyebabkan banjir serta longsor yang menewaskan enam orang dan memaksa ribuan warga mengungsi dari rumah mereka.
  • Pemerintah Brasil menyiapkan rumah sakit lapangan, menampung pengungsi di sekolah umum, serta memberikan bantuan keuangan bagi keluarga terdampak bencana.
  • Data menunjukkan bencana akibat hujan di Brasil meningkat tiga kali lipat sejak 1991 hingga 2023, dengan ratusan korban jiwa dalam beberapa tahun terakhir.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Hujan lebat menyebabkan banjir dan tanah longsor di negara bagian Pernambuco dan Paraiba, wilayah timur laut Brasil. Sedikitnya enam orang dilaporkan tewas dan ribuan warga terpaksa mengungsi.

Dilansir dari The Straits Times, pihak berwenang mengatakan bahwa di Pernambuco, banjir dan tanah longsor terjadi di ibu kota negara bagian, Recife, dan wilayah sekitarnya. Sedikitnya dua kematian dilaporkan di Recife, sementara dua lainnya di kota tetangga, Olinda. Sekitar 1.500 orang juga mengungsi atau kehilangan tempat tinggal.

Sementara itu, di Paraiba, tercatat dua orang tewas dan 1.800 warga mengungsi. Beberapa kota yang paling terdampak antara lain Joao Pessoa, ibu kota negara bagian, dan Campina Grande.

1. Warga diimbau tetap waspada meski hujan telah mereda

ilustrasi hujan lebat (pixabay.com/Kammy27)

Dilansir dari Al Jazeera, hujan lebat berlangsung selama 2 hari. Pusat Manajemen Risiko dan Bencana Nasional mengatakan pihaknya mengeluarkan 22 peringatan darurat selama periode tersebut.

“Karena dampak yang terjadi di Pernambuco dan Paraíba serta prakiraan cuaca di wilayah tersebut, tingkat operasional dinaikkan ke status siaga maksimum,” kata lembaga itu.

Pihaknya menambahkan bahwa meskipun hujan telah mereda pada Sabtu (2/4/2026), warga diimbau tetap waspada.

2. Pemerintah bantu bangun rumah sakit lapangan

sebuah desa yang tenggelam oleh banjir (pexels.com/Pok Rie)

Dilansir dari Xinhua, para pengungsi ditampung di sekolah-sekolah umum, sementara operasional bandara internasional di Recife sempat terhenti selama lebih dari 5 jam akibat hujan.

Dalam pernyataan di media sosial X, Presiden Brasil, Luiz Inacio Lula da Silva, mengatakan telah berbicara dengan otoritas setempat untuk menawarkan dukungan. Pemerintah federal disebut akan membantu mendirikan rumah sakit lapangan dan memberikan dukungan keuangan kepada keluarga yang terdampak.

“Pemerintah terus memantau situasi untuk memberikan semua bantuan yang diperlukan,” tulisnya.

3. Bencana terkait hujan meningkat tiga kali lipat di Brasil

ilustrasi longsor (unsplash.com/Wolfgang Hasselmann)

Menurut studi yang dirilis oleh Aliansi Brasil untuk Budaya Laut pada 2025, bencana akibat hujan, termasuk banjir dan tanah longsor, telah meningkat tiga kali lipat di negara tersebut dari 1991 hingga 2023. Jumlah korban jiwa pun tak sedikit.

Pada Februari 2026, sedikitnya 64 orang tewas akibat banjir dan tanah longsor yang melanda negara bagian Minas Gerais. Sedikitnya 183 orang juga tewas setelah banjir menerjang negara bagian Rio Grande do Sul pada 2024.

Pada 2022, 233 orang tewas akibat banjir di kota Petropolis, Brasil tenggara. Tiga bulan kemudian, hujan lebat mengguyur Recife dan menewaskan sedikitnya 130 orang.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team