Jakarta, IDN Times - Wali Kota New York City, Zohran Mamdani mengajukan satu pertanyaan mendasar yang menjadi benang merah visinya, mengenai siapa sebenarnya pemilik New York City. Pertanyaan ini ia sampaikan dalam pidato inaugurasi perdananya sebagai walikota yang baru.
Pertanyaan itu ia sampaikan bukan sebagai retorika kosong, melainkan sebagai kritik langsung terhadap sejarah panjang kebijakan kota yang, menurutnya, terlalu sering berpihak pada kaum kaya dan berpengaruh.
“Untuk sebagian besar sejarah kita, jawaban dari Balai Kota sederhana saja, New York hanya milik mereka yang kaya dan memiliki koneksi,” kata Mamdani, Jumat (2/1/2026).
Dilansir dari Fox News, dari cara pandang tersebut Mamdani menilai warga pekerja menanggung dampaknya selama puluhan tahun. Ia menggambarkan realitas kota dengan kelas-kelas sekolah yang penuh sesak, perumahan publik dengan lift rusak, jalan berlubang, serta bus yang datang terlambat, atau bahkan tidak datang sama sekali.
Karena itu, Mamdani menegaskan, pemerintahannya akan mengubah jawaban atas pertanyaan tersebut secara nyata.
“Mulai hari ini, kami akan memerintah dengan berani dan luas. Kami mungkin tidak selalu berhasil, tapi kami tidak akan pernah dituduh kekurangan keberanian untuk mencoba,” seru Mamdani.
